Pola Hidup Sehat
6 Tanaman Diklaim Bisa Cegah Kanker, Termasuk Bawang Putih
Penyakit ini tercatat menyebabkan kematian terbanyak kedua di dunia. Itulah sebabnya, penyakit kanker disebut juga dengan tumor ganas.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanker (cancer) adalah penyakit yang mulai terjadi pada salah satu organ atau jaringan di tubuh akibat sel abnormal tumbuh tidak terkontrol, menyerang area di sekitar atau menyebar ke organ lain.
Penyakit ini tercatat menyebabkan kematian terbanyak kedua di dunia.
Pada dasarnya, tubuh terdiri triliunan sel yang tersebar di setiap organ.
Sel ini tumbuh, berkembang, menua dan mati, kemudian kembali tergantikan oleh sel baru.
Sayangnya, sel bisa saja bekerja secara abnormal tanpa kendali.
Sel abnormal mengalami kesalahan pada sistem, sehingga sel yang rusak tidak mati dengan sendirinya.
• GEJALA Kanker Otak Pada Wanita Pria dan Anak-anak, Kenali Gejala Kanker Otak Stadium Awal !
Sel justru terus menggandakan dan memperbanyak diri sebanyak-banyaknya secara agresif hingga jumlah yang sudah tak bisa dikendalikan lagi.
Jumlah sel yang berlebihan ini dapat menumpuk, menimbulkan tumor.
Itulah sebabnya, penyakit kanker disebut juga dengan tumor ganas.
Namun, tumor jinak berbeda dengan penyakit kanker.
Obat Kanker Alami
Penemuan kayu bajakah cukup menjadi angin segar dalam pencegahan dan pengobatan kanker.
Namun, sebelum kayu bajakah ditemukan bagus untuk kanker, sebenarnya ada tanaman herbal lain yang sudah lebih dulu dipercaya bisa mencegah kanker.
Biasanya, tanaman herbal ini memang mengandung antioksidan yang tinggi.
"Banyak tanaman atau herbal yang mengandung antioksidan. Nah, antioksidan inilah yang sejak lama memang bisa mencegah kanker," ujar dr. M. Dejandra Rasnaya dikutip dari KlikDokter.
Berikut adalah deretan tanaman atau herbal yang dipercaya bisa mencegah kanker:
1. Bawang putih
Sejak lama, bawang putih dipercaya bisa mencegah kanker.
Bahkan, dr. Dery menyarankan untuk selalu menyertakannya ketika Anda mengonsumsi makanan yang dibakar.
Biasanya, makanan yang dibakar memang bersifat karsinogenik.
Bawang putih memiliki antioksidan alami dan bersifat antiinflamasi, antibiotik, dan antivirus.
Setiap siung bawang putih mengandung sulfur, flavonoid, dan selenium tingkat tinggi.
Ketika dihancurkan, dicincang, atau digeprek, bawang putih dapat menghasilkan senyawa allicin.
Senyawa itu memiliki sifat sebagai antibakteri yang dapat membantu mencegah kanker.
Selain itu, juga memiliki kemampuan dalam meningkatkan perbaikan genetik, memperlambat proliferasi sel, dan mencegah pembentukan zat karsinogenik di dalam tubuh.
2. Jahe
Menurut dr. Valda Garcia dari KlikDokter, kandungan 6-gingerol yang banyak ditemukan pada jahe dipercaya memiliki efek antikanker.
Pada beberapa penelitian, ditemukan bahwa jahe berkhasiat menurunkan aktivitas molekul pro-inflammatory di dalam usus, sehingga dipercaya dapat menurunkan risiko kanker usus.
Namun, manfaat ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
Lewat salah satu penelitian yang dipublikasian lewat Asian Pacific Journal of Tropical Medicine pada 2017 silam, mengonfirmasi bahwa jamur endofit yang diisolasi dari daun sirsak berpotensi untuk digunakan sebagai sumber agen antikanker.
• CARA Mencegah Kanker Serviks, Ini 10 Ciri Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai !
4. Mengkudu
Mengkudu menjadi salah satu buah yang mengandung antioksidan tinggi dan dipercaya bisa mencegah kanker.
Bahkan, melansir dari WebMD, mengonsumsi 6-8 gram mengkudu setiap hari dapat mengatasi lemas dan meredakan rasa nyeri pada penderita kanker stadium lanjut.
Bahkan, rasa mual setelah melakukan kemoterapi.
5. Daun rosemary
Daun rosemary sekarang cukup marak untuk dijadikan teh.
Rosemary adalah tanaman asli daerah Mediterania dan memiliki rasa pahit, astringen, dan karakteristik yang sangat aromatik yang melengkapi berbagai macam makanan.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information, rosemary mengandung sejumlah senyawa aktif biologis, termasuk antioksidan seperti asam carnosic dan asam rosmarinic.
Senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya, termasuk kapur barus (hingga 20 persen dalam daun rosemary kering), asam caffeic, asam ursolat, asam betulinic, rosmaridiphenol, dan rosmanol.
Bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa ekstrak rosemary, atau komponennya yang terisolasi, dapat menghambat kanker yang diinduksi secara kimia.
6. Kayu manis
Kayu manis adalah rempah-rempah yang diperoleh dari kulit pohon cemara milik keluarga Lauraceae.
Kayu manis banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.
Beberapa penelitian juga telah meneliti tentang sifat antioksidannya.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information, kayu manis ternyata bisa menekan pertumbuhan in vitro H. pylori, faktor risiko utama untuk kanker lambung.
• GEJALA Kanker Usus Stadium Awal, Kenali Ciri Ciri Kanker Usus dan Penyebab Kanker Usus
Beberapa waktu belakangan ini, nama kayu bajakah memang tengah banyak dibicarakan karena dinilai mampu mencegah munculnya kanker.
Namun selain kayu ini ada pula beberapa tanaman herbal yang sebelumnya sudah dipercaya masyarakat bisa mencegah kanker. Semuanya memang masih butuh penelitian lebih lanjut.
Akan tetapi, tidak ada salahnya juga mengonsumsinya karena memiliki manfaat untuk tubuh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/6-tanaman-diklaim-bisa-cegah-kanker-termasuk-bawang-putih.jpg)