Perbedaan Hewan Berdarah Dingin dan Berdarah Panas serta Contohnya
Berdasarkan pengaruh suhu pada lingkungan, jenis hewan digolongkan menjadi dua, yaitu homoiterm dan poikiloterm.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berdasarkan pengaruh suhu pada lingkungan, jenis hewan digolongkan menjadi dua, yaitu homoiterm dan poikiloterm.
Perbedaan golongan hewan ini didasarkan pada cara beradaptasi dengan suhu lingkungan.
Tahukah kamu hewan homoiterm itu?
Homoiterm adalah hewan yang mampu mempertahankan suhu tubuhnya terhadap lingkungan.
Pada lingkungan yang bersuhu tinggi, tubuh hewan homoiterm akan menurun.
• Pengertian Tari Kontemporer, Karakteristik dan Contohnya
Sebaliknya, pada lingkungan bersuhu rendah, tubuh akan menaikkan suhunya.
Mekanisme ini disebabkan kemampuan tubuh hewan homoiterm untuk meregulasi metabolisme berdasarkan suhu.
Kemampuan ini disebut juga dengan termoregulasi. Homoiterm disebut juga dengan hewan berdarah panas.
Sementara poikiloterm adalah hewan yang suhu tubuhnya berfluktuasi mengikuti lingkungannya.
Ketika lingkungan bersuhu tinggi, maka suhu tubuhnya akan ikut tinggi.
Sebaliknya, jika suhu lingkungan rendah, maka suhu tubuhnya akan ikut turun.
Poikilotem disebut juga dengan hewan berdarah dingin.
• Inilah Hewan yang Menyebabkan Penyakit Pes, Apa Itu Penyakit Pes ?
Karena suhu tubuh yang tidak menentu, hewan-hewan poikiloterm tidak bisa bertahan pada suhu yang ekstrem.
Contohnya, pada lingkungan dengan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Untuk bertahan hidup pada suhu yang ekstrem, beberapa hewan harus melakukan beberapa hal secara fisik.