Breaking News:

Pemkot Pontianak Lanjutkan Pembangunan Trotoar Sepanjang 900 Meter Telan Anggaran Rp1,5 M

Dari penyampaian Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, memang dimintanya agar PKL tersebut berpindah atau mencari lokasi lain untuk berjualan. Selain

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Penataan trotoar yang sudah selesai di Jalan H. Rais A. Rahman Sungai Jawi Pontianak Barat Kota Pontianak Kalimantan Barat, Senin 4 Oktober 2021. Tampak pada trotoar ini ditata dengan penyediaan pot bunga dimaksudkan untuk mempercantik pemandangan dan tersedia tempat jalan kaki. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penataan Trotoar di Sungai Jawi Pontianak Barat Kalimantan Barat terus berlanjut.

Penataan tersebut dimaksudkan agar lebih rapi dan humanis.

Kendati demikian, tak sedikit Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak akibat penataan tersebut. Dan memang jika dilihat dari aspek aturan yang berlaku, bahwa masyarakat atau PKL dilarang berjualan atau membangun kios/los diatas jalan/parit/barem dan di atas trotoar pada ruas jalan di Kota Pontianak seperti di Jalan H. Rais A. Rahman.

Jikapun terdapat masyarakat yang membangun atau berjualan tanpa izin tentu akan ditertibkan oleh pihak terkait. Sebagaimana aturan tersebut pun sudah berlaku sejak dulu yang telah tertuang dalam Pengumuman Walikota Pontianak Nomor 6 Tabun 2001 mengenai larangan membangun tanpa ijin dan berjualan di tempat-tempat terlarang serta Keputusan Walikota Pontianak Nomor 299 Tabun 2003 mengenai larangan membangun kios/los dan berjualan di atas badan jalan/ parit/berem dan di atas trotoar pada ruas jalan dalam wilayah Kota Pontianak.

Lalu bagaimana, jika PKL tersebut berjualan sudah sejak bertahun-tahun dan menjadikan hasil jualannya sebagai sumber pendapatan utama.

Pemkot Pontianak Lanjutkan Pembangunan Trotoar Sepanjang 900 Meter Telan Anggaran Rp 1,5 M

Dari penyampaian Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, memang dimintanya agar PKL tersebut berpindah atau mencari lokasi lain untuk berjualan. Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah mencari inovasi untuk memfasilitasi para PKL untuk tetap berjualan meski ditempat yang lain.

Namun memang untuk saat ini, masih belum ada lokasi yang rill untuk PKL akan ditempatkan dimana.

Satu diantara PKL yang berjualan di kawasan Trotoar Jalan H. Rais A. Rahman Sungai Jawi, Heru menilai bahwa penataan trotoar yang dilakukan tersebut bagus untuk dilakukan sehingga bisa mempercantik kota Pontianak.

Pihaknya pun mendukung pemerintah untuk terus melakukan penataan sehingga Kota Pontianak tertata rapi dan indah serta nyaman.

Akan tetapi, dirinya berharap agar pemerintah bisa memberikan fasilitas tempat berjualan untuk PKL.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved