Pengamat Politik Nilai Duet Airlangga-Cak Imin Bisa Jadi Alternatif, Harap Pilpres Ada Tiga Paslon
Pasalnya, pertemuan keduanya diyakini terkait dengan politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Kita harapkan tetap tiga pasang. Sebab kalau hanya dua pasang, itu tidak menarik. Tidak sehat. Dan dapat menyebabkan polarisasi massa yang bisa memecah belah bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut, Surokim mengatakan, Partai Golkar sebagai induk koalisi dan sangat berpengalaman di politik, memiliki peranan besar dalam membangun koalisi.
"Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar harus bisa memaksimalkan peluang ini. Golkar harus jadi leader, jangan jadi follower," pungkasnya.

Diketahui, Airlangga Hartarto bertemu Muhaimin Iskandar di kawasan SCBD Jakart pada Sabtu 25 September 2021 lalu.
Seusai pertemuan, saat ditanya apakah giat tersebut merupakan penjajakan koalisi menuju 2024, Airlangga dan Muhaimin tak menampik.
"Kita biasa lari pagi, kan kita bertetangga. (Koalisi) Yang sehat-sehat harus dibangun bersama," kata Airlangga sembari melirik Muhaimin, Sabtu 25 September 2021.
Airlangga menambahkan, kebersamaan dengan pria yang akrab disapa Gus Ami itu bukanlah hal baru.
Selain bersama sebagai pendukung Jokowi, keduanya juga saling bersinergi baik di eksekutif maupun legislatif. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Airlangga Hartarto Cocok Berduet dengan Gus Ami di Pilpres 2024