Pengamat Politik Nilai Duet Airlangga-Cak Imin Bisa Jadi Alternatif, Harap Pilpres Ada Tiga Paslon

Pasalnya, pertemuan keduanya diyakini terkait dengan politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

TRIBUN PONTIANAK / ISTIMEWA
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat bertemu Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang biasa disapa Cak Imin di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu 25 September 2021 pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sosok Airlangga Hartarto dan Abdul Muhaimin Iskandar dinilai bisa menjadi figur alternatif untuk pilpres 2024.

Hal ini menyusul pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ahmad Muhaimin Iskandar atau Gus Ami saat jalan pagi bersama di Kawasan SCBD, Jakarta, menjadi ramai diperbincangkan.

Pasalnya, pertemuan keduanya diyakini terkait dengan politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Keduanya digadang-gadang oleh partainya masing-masing, untuk jadi kontestan di Pilpres 2024.

Dr. Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia periode 2019-2024 pada Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo-K.H Ma'ruf Amin.

Airlangga juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.

Pertemuan Airlangga Hartarto-Abdul Muhaimin Iskandar : Ini Semakin Intens, Semakin Bagus

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin pada perombakan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sementara itu Abdul Muhaimin Iskandar atau dipanggil dengan nama Gus Muhaimin atau Cak Imin merupakan Wakil Ketua DPR RI.

Ketum PKB itu lahir di Jombang, Jawa Timur, 24 September 1966.

Perjalanan politik pria asal Jombang ini sangat lengkap.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan, Selasa 28 September 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan, Selasa 28 September 2021. (TRIBUN PONTIANAK / ISTIMEWA)

Ia memulai dengan menjadi aktivis, pengurus partai, anggota dewan, hingga menjadi menteri.

Ayahnya, Muhammad Iskandar, adalah durriyah Pondok Pesantren Manbaul Ma'arif, Jombang, Jawa Timur

Pengamat Politik dari Surabaya Survei Center (SSC) Surokim Abdussalam mengatakan, silaturahmi politik memang biasa dilakukan untuk penjajakan dan menyamakan frekuensi.

Apalagi, dilakukan menjelang Pemilu ataupun Pilpres.

Komunikasi dan pendekatannya memang mesti dibangun jauh-jauh hari untuk membuka peluang berkoalisi.

Disebut Cocok, Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo Berikan Jawaban Saat Ditanya Pilpres

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved