Kelompok Batas Ukuran Tensi Darah dan Gejala Berbahaya Bagi Kesehatan
Untuk itu setiap orang harus bisa menjaga tekanan darah dalam batasan normal agar dapat memberikan fungsi yang baik bagi tubuh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -Tensi darah pada seseorang akan sangat berpengaruh pada terjadinya gangguan kesehatan.
Ada batasan normal untuk setiap orang berdasarkan usia dan jenis kelaminnya.
Tensi darah atau tekanan darah yang melebih batas akan menimbulkan permasalahan bahkan penyakit yang berbahaya.
Untuk itu setiap orang harus bisa menjaga tekanan darah dalam batasan normal agar dapat memberikan fungsi yang baik bagi tubuh.
Dalam tekanan darah dikenal namanya tekanan darah atas sistolik yang diukur setelah jantung berkontraksi dan tekanan darah bawah diastolik yang diukur sebelum jantung berkontraksi.
Paling umum gangguan akibat tensi atau tekanan darah tinggi atau rendah adalah hipertensi (tekanan darah tinggi) atau hipotensi (tekanan darah rendah).
Keduanya sama-sama dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.
• Penurun Darah Tinggi Alami Paling Cepat ! Ayo Rutin Lakukan 5 Cara Menurunkan Darah Tinggi Ini
Berikut batasan ukuran tensi darah dan kelompok gangguan yang ditimbulkan
* Tekanan darah rendah
Kondisi yang tergolong tekanan darah rendah atau hipotensi yaitu ketika berada di bawah angka normal yaitu sekitar 90/60 mm Hg atau lebih rendah.
Gejala : Pusing, mual, pandangan kabur, bahkan bisa pingsan.
* Tekanan darah tinggi
Tensi darah berkisar antara 120-129 sistolik dan diastolik kurang dari 80 mm Hg.
Orang dengan tekanan darah ini, harus mengontrol gaya hidupnya agar tidak menjadi hipertensi (kondisi tekanan darah tinggi).
Gejala : darah tinggi, pusing, sekat kepala, mimisan, sesak, sakit dada, penglihatan buram.
* Hipertensi stadium 1
. Pada kondisi ini, tensi darah berkisar antara 130-139 sistolik atau diastolik 80-89 mm Hg.
Dokter biasanya akan merekomendasikan perubahan gaya hidup dan mungkin meresepkan obat penurun tekanan darah, untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
Gejala Hipertensi stadium 1 : sakit kepala atau rasa berat ditengkuk. Vertigo, jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging atau tinnitus dan mimisan.
* Hipertensi stadium 2
Tensi darah berkisar 140/90 mm Hg atau lebih tinggi. Pada kondisi ini, dokter akan meresepkan kombinasi obat penurun tekanan darah tinggi dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Gejala Hipertensi stadium 2 : hampir sama dengan gejala hipertensi stadium namun gejalanya merupakan lanjutan atau lebi parah.
* Krisis hipertensi
Tensi darah melebihi 180/120 mm Hg, dikategorikan sebagai krisis hipertensi atau hipertensi emergensi. Biasanya untuk memastikan, dilakukan dua kali pemeriksaan dengan jeda 5 menit.
Biasanya, kondisi ini juga diikuti dengan bergangguan.
Gejala : nyeri dada, sesak napas, sakit punggung, dan lemas sehingga membutuhkan perawatan dokter segera.
Tekanan darah normal berdasarkan usia
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar tekanan darah normal berdasarkan usia, berikut adalah patokan yang bisa Anda simak.
Anak-anak
- Baru lahir hingga 1 bulan: 60-90 mmHg (sistolik)/20-60 mmHg (diastolik)
- Bayi: 87-105 mmHg/53-66 mmHg
- Balita: 95-105 mmHg/53-66 mmHg
- Anak prasekolah: 95-110 mmHg/56-70 mmHg
- Anak usia sekolah: 97-112 mmHg/57-71 mmHg
- Remaja: 112-128 mmHg/66-80 mmHg.
Kondisi tekanan darah yang dianggap sehat untuk anak-anak juga dapat bervariasi berdasarkan tinggi badan, usia, dan jenis kelamin.
Orang Dewasa Berdasarkan Jenis Kelamin
Tekanan darah normal pria :
- Usia 21-25: 120,5 mmHg (sistolik)/78,5 mmHg (diastolik)
- Usia 26-30: 119,5 mmHg/76,5 mmHg
- Usia 31-35: 114,5 mmHg/75,5 mmHg
- Usia 36-40: 120,5 mmHg/75,5 mmHg
- Usia 41-45: 115,5 mmHg/78.5 mmHg
- Usia 46-50: 119,5 mmHg/80,5 mmHg
- Usia 51-55: 125,5 mmHg/80,5 mmHg
- Usia 56-60: 129,5 mmHg/79,5 mmHg
- Usia 61-65: 143,5 mmHg/76,5
Tekanan darah normal wanita :
- Usia 21-25: 115,5 mmHg (sistolik)/70,5 mmHg (diastolik)
- Usia 26-30: 113,5 mmHg/71,5 mmHg
- Usia 31-35: 110,5 mmHg/72,5 mmHg
- Usia 36-40: 112,5 mmHg/74,5 mmHg
- Usia 41-45: 116,5 mmHg/73,5 mmHg
- Usia 46-50: 124 mmHg/78,5 mmHg
- Usia 51-55: 122,5 mmHg/74,5 mmHg
- Usia 56-60: 132,5 mmHg/78,5 mmHg
- Usia 61-65: 130,5 mmHg/77,5 mmHg
Tekanan darah yang tidak normal adalah tekanan darah yang lebih tinggi atau lebih rendah dari ukuran tekanan darah normal.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat membuat seseorang berisiko mengalami serangan jantung, stroke, gagal jantung, gangguan penglihatan, gagal ginjal, demensia, dan disfungsi ereksi.
Tekanan darah rendah dapat menyebabkan pusing secara tiba-tiba saat melakukan perubahan postur, misalnya dari duduk atau berbaring menjadi berdiri. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kelemahan, pingsan, hingga syok.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/periksa-di-perhitungan-suara.jpg)