Breaking News:

Eva Faja Ripanti Sebut E-Learning UNTAN Jadi Solusi Pembelajaran di Tengah Pandemi

Eva mengintesifkan sosialisasi kepada 9 Fakultas di Untan dengan memberikan pelatihan, bimbingan teknis, mengajarkan pedoman pembelajaran daring.

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
Ketua Pusat Pengembangan E-Learning Universitas Tanjungpura, Eva Faja Ripanti S.Kom MMSI Ph.D. E-Learning UNTAN menjadi solusi untuk pembelajaran daring di masa pandemi seperti saat ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa besar bagi pendidikan di Indonesia. Pelaksanakan pembelajaran daring (dalam jaringan ) adalah satu model pembelajaran yang dilakukan pada masa pandemi.

Universitas Tanjungpura Pontianak yang terletak di pusat Kota Pontianak tepatnya di Jalan Ahmad Yani Pontianak ini sudah menyiapkan amunisi untuk mendukung pembelajaran daring tersebut.

Untan sudah memiliki E-Learning UNTAN yang dipakai agar proses belajar mengajar tetap efektif dan efisien dengan 100 persen memafaatkan teknologi digital.

Untan sendiri seperti diketahui merupakan Perguruan Tinggi terbesar di Kalimantan Barat serta masuk dalam daftar universitas terbaik di Indonesia.

Eva Faja Ripanti S.Kom MMSI Ph.D yang merupakan Dosen Fakultas Teknik Untan dan kini menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan E-Learning Universitas Tanjungpura, menuturkan pemanfaatan E-Learning UNTAN sangatlah mudah.

Mahasiswa Untan Pontianak Berhasil Olah Limbah Ampas Tebu Jadi Produk Antipolusi dan Pereda Stres

Dosen dan mahasiswa memanfaatkan metode pembelajaran digital dengan memanfaatkan jaringan internet serta web server sebagai infrastruktur utama. Sehingga proses belajar mengajar bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun asalkan ada koneksi internet.

“Misalkan untuk mahasiswa, mereka tinggal masuk ke situs e-learning.untan.ac.id. Selanjutnya memasukan akun masing-masing untuk login. Nantinya akan ada pilihan fakultas, lalu prodi dan semester hingga mata kuliah yang ingin diambil. Setiap dosen akan memberikan kode untuk kunci masuk pada E-Learning. Mahasiswa sudah siap mengikuti perkuliahan.”

“Dari situ mereka bisa melihat materi perkuliahan dalam bentuk video, PPT yang diberikan oleh dosen. Serta dosen juga bisa memberikan tugas pada mahasiswa di dalam tersebut. Semuanya bisa didapatkan dalam E-Learning UNTAN,” jelas Eva.

Begitu pula untuk dosen, bisa membuat kelas dan aktivitas perkuliahan. Selain itu, dosen berkesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan mahasiswanya melalui fasilitas chat di E-Learning, sehingga tidak mengurangi kualitas pertemuan antara dosen dengan mahasiswanya meskipun via dunia maya.

Eva Faja Ripanti menunjukkan proses pembelajaran dengan menggunakan E-Learning UNTAN.
Eva Faja Ripanti menunjukkan proses pembelajaran dengan menggunakan E-Learning UNTAN. (TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA)

Dijelaskannya sistem e-learning dapat diimplementasikan dalam bentuk synchronous dan asynchronous. Untuk Synchronous learning adalah interaksi yang berorientasi pada pembelajaran dan difasilitasi dengan instruksi secara langsung, real-time dan biasanya terjadwal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved