Pola Hidup Sehat
KENALI Ciri Ciri Penyakit Sifilis, Bakteri Penyebab Penyakit Sifilis Adalah ?
Setelah infeksi awal, bakteri penyebab penyakit raja singa ini dapat menetap dan tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa dekade sampai akhirnya....
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Sifilis (kadang dieja sipilis) merupakan penyakit/infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf.
Penyakit ini disebut juga dengan raja singa.
Sipilis biasanya dimulai dengan luka yang tidak menyakitkan pada alat kelamin, dubur, atau mulut.
Sipilis atau penyakit raja singa menular dari orang ke orang lewat kontak kulit atau selaput lendir (mukosa) dengan luka.
Ada beberapa tahapan penyebaran dengan gejala sifilis yang berbeda-beda, yakni tahap primer, sekunder, laten, dan akhir.
Penularan sifilis dari satu orang ke orang lainnya biasanya terjadi pada tahap primer dan sekunder.
• Kandungan Gizi pada Daging Segar Bermanfaat untuk Menghindari Tubuh Dari Penyakit Anemia Adalah?
Akan tetapi, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar pada tahap laten. Sipilis sifatnya sangat mudah menular.
Adanya kontak dengan lesi terbuka di permukaan kulit atau mukosa pada penderita bisa dengan mudah menularkan bakteri penyebab sifilis.
Sayangnya, lesi terbuka sering kali tidak terlihat dan sulit dirasakan.
Ini karena lesi tersebut tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa segera menghilang dengan sendirinya dalam waktu cepat.
Meskipun begitu, penyakit sifilis tidak dapat menular melalui:
- Toilet yang telah digunakan oleh orang terinfeksi.
- Bathtub yang telah digunakan oleh orang terinfeksi.
- Pakaian atau peralatan makan.
- Gagang pintu.
- Kolam renang atau bak air panas.
Selain itu, gejala sifilis awal bisa berupa gejala lain yang sering tersamarkan seperti gejala flu biasa.
Itu sebabnya, Anda mungkin tidak selalu menyadari ketika sudah terinfeksi sifilis.
• APA Itu Penyakit Collodion Baby ? Bayi dengan Penyakit Ini Berisiko Alami Komplikasi
Setelah infeksi awal, bakteri penyebab penyakit raja singa ini dapat menetap dan tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa dekade sampai akhirnya aktif kembali.
Jika terdeteksi lebih awal, penyakit raja singa akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kenali-ciri-ciri-penyakit-sifilis-bakteri-penyebab-penyakit-sifilis-adalah.jpg)