Breaking News:

Temuan Klaster Baru Mahasiswa di Bengkayang, Sutarmidji: Jangan Tatap Muka jika Prokes Belum Siap

Nanti kalau misalnya ditemukan CT 37-38 tidak masalah, kalau ada diatas 35 itu harus cepat diketahui

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat ditemui di Pendopo Kalbar,Senin 13 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berdasarkan Data yang dirili Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar ditemukan 139 mahasiswa di kampus Shanti Bhuwana Bengkayang yang kasus positif hasil pemeriksaan PCR.

Terkait temuan klaster baru di Perguruan Tinggi yang ada di Bengkayang tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sudah memberi peringatan untuk jangan dulu melakukan pembelejaran tatap muka jika prokes belum siap. 

“Saya sudah ingatkan jangan dulu lakukan belajar tatap muka,  tapi sebulan lalu sudah tatap muka. Tapi tidak siap dengan prokes, harusnya prokes diutamakan,”ujarnya kepada awak media saat di temui di Pendopo Kalbar, Senin 13 September 2021.

Ia mengatakan untuk satuan pendidikan ditingkat SMA setiap tiga hari  dilakukan pengambilan sampel swab PCR.

Rektor ISB Bengkayang: Indikasi Munculnya Kasus Positif Covid-19 di ISB Terjadi Dalam Masa Karantina

“Nanti kalau misalnya ditemukan CT 37-38 tidak masalah, kalau ada diatas 35 itu harus cepat diketahui,” ucapnya.

Namun dikatakannya seperti kasus di  Bengkayang terkait temuan kluster baru tersebut. Sebelumnya sudah di ingatkan bahkan dalam pembelejaran tatap kelas jarak kursi tidak diperhatikan

“Justru malah dekat jarak duduk saat kuliahnya. Nah itu saja sudah masalah. Justru karena itu orang melihat kita  tidak bisa menggunakan teknologi informasi, seharusnya kan bisa secara daring sambil menunggu kesiapan kampus,”ujarnya.

Ia mengatakan boleh saja dilaksanakan belajar tatap muka, tapi sekolah mauoun perguruan tinggi harus siap dengan prokesnnya beserta sarana,  prasarana pemdidikannya. 

“Seperti yang asrama ada satu kamar ramai sampai 8 orang itu rawan  kluster walaupun OTG semua,” pungkasnya.

[Update Berita seputar Covid-19]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved