Warga Pontianak Berhasil Budidayakan Anggur Manis Di Halaman Rumah
Hasil dari budayanya saat ini dapat langsung telrihat ketika kita memasuki komplek Villa Citra Andalas yang berada di Jalan Suwignyo Kota Pontianak
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Banyak warga masyarakat yang mengira buah anggur hanya cocok untuk ditanam di daerah dengan iklim sejuk, dan tidak pas bila di tanam di daerah dengan suhu udara tinggi seperti IKota Pontianak, Kalimantan Barat.
Anggapan tersebutpun saat ini telah dipatahkan oleh Anton Kamarudin, warga Komplek Villa Citra Andalas, yang merupakan kepala UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Kalimantan Barat.
Ditengah pembatasan Aktivias Sosial karena Pandemi Covid 19 pada tahun 2020, selama hampir satu tahun dirinya berusaha membudidayakan buah anggur di halaman rumannya di VIilla Citra Andalas yang hanya berukuran 2 x 4 meter.
Dari puluhan jenis tanaman anggur yang sudah berkembang di Indonesia, akhirnya dirinya mendapati beberapa jenis anggur yang pas dan cocok dibudidayakan di Kota Pontianak yang beriklim panas, setelah berbagai
• Warga Pontianak Berhasil melakukan Budidaya Anggur di Pekarangan Rumah Saat Pandemi COVID-19 Melanda
Hasil dari budayanya saat ini dapat langsung telrihat ketika kita memasuki komplek Villa Citra Andalas yang berada di Jalan Suwignyo Kota Pontianak,.
Gerbang masuk komplek tersebut sudah di tanami Anggur Varietas Jupiter,rambatan tanaman anggur bersama buah yang sudah tumbuh subur, membuat gerbany masuk komplek menjadi lorong hijau yang sangat asri nan teduh.
selain itu, di gerbang, spot penamaman anggur pun berada di pertengan jalan komplek, serta ujung komplek, selain itu terdapat sejumlah rumah warga yang juga membudidayakan anggur di halaman rumahnya.
''tepatnya itu 1 mei 2020, karena berbagai pembatasan sosial akibat pandemi, saya mulai menyambung anggur dan Alhamdulillah, sangat mudah sekali, dari berbagai tanaman yang sudah saya coba, anggur yang paling cepat tumbuh, 4 hari sudah bisa dilihat bibitnya sudah jadi''ujarnya.
Dikatakannya, beberapa anggur yang banyak ditanam di Indonesia, jenis anggur dengan rasa asam, yakni varian Isabela dan red master, dan semenjak waktu itu ia berusaha mengembangkan jenis anggur Impor yang memiliki rasa manis.
Mulanya, 41 varian anggur yang sempat ia berusaha kembangkan, dan ditahun 2020 ia menyeleksi beberapa varietas yang memiliki ketahanan yang baik di tanam di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang memiliki curah hujan dan kelembaban tinggi.
''Ada varietas Ninel, Transfigurition, Dasunya, Beuty, Harold, Senator dan Jupiter yang memiliki ketahanan yang bagus,''tuturnya.
Anggapan anggur harus ditanam di lokasi yang dingin pun dikatakannya merupakan hal yang tidak sepenuhnya tepat.
"anggur itu menghendaki cuaca yang panas, di eropa, anggur berbuah saat musim panas, dan ini yang terkadang membuat imej di masyarakat, dan anggur harus ditanam di lokasi yang dingin itu agak keliru,''jelasnya.
Selain itu, iapun menegaskan bahwa tanaman anggur bukanlah tanaman semusim, namun tanaman yang dapat hidup hingga puluhan bahkan ratusan tahun dan berbuah sepanjang tahun.
Untuk menghasilkan anggur jenis yang memiliki rasa manis, iapun menggunakan teknik Top Working yakni penyambungan jenis varietas, dimana bagiian bawah yang ditanam di tanah merupakan jenis anggur asam yang memiliki ketahanan tumbuh yang baik, kemudian pada bagian atas disambung dengan jenis varietas anggur manis.