Breaking News:

Rektor UPB Pontianak Sambut Rencana Perkuliahan Tatap Muka dan Siapkan Skenario

Sementara kampus yang masuk wilayah PPKM Level 4 masih harus menggelar pembelajaran jarak jauh. Lalu mahasiswa juga ditekankan untuk para mahasiswa ju

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Rektor Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Dr. Purwanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mendikbudristek Nadiem Makarim meminta perguruan tinggi yang masuk wilayah PPKM Level 1 hingga 3 untuk segera menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. 

Sementara kampus yang masuk wilayah PPKM Level 4 masih harus menggelar pembelajaran jarak jauh. Lalu mahasiswa juga ditekankan untuk para mahasiswa juga perlu melaksanakan vaksinasi.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Univeristas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Dr. Purwanto mengatakan bahwa untuk melaksanakan PTM tentunya pihak kampus harus menyiapkan skenario dan dengan standar prokes ketat.

Bolehkan Kampus Gelar Kuliah Tatap Muka di Daerah PPKM Level 1-3, Rektor Untan Berikan Penjelasan

Dimana salah satunya menyiapkan instrumen misalnya kalau sudah  masuk peserta harus sudah divaksin yang tentunya menjadi standar lainnya adalah wajib menggunakan prokes seperti pakai makser dan lainnya.

Sedangkan dari sisi sarana pendukung di kampus yakni harus  membuat tempat cuci tangan, menyiapkan handsanitizer diruang kelas dan jarak harus di atur.

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

“Banyak sekali yang harus dilakukan untuk adaptasi dan UPB sendiri melakukan antisipasi jika sudah ada kebijakan kita dapat impelementasikan skenario yang sudah disiapkan tersebut,”ujarnya, Senin 30 Agustus.

Sejauh ini UPB Pontianak sendiri  belum melaskanakan belajar tatap muka peekuliahan.

“Sejauh ini kita lakukan tatap muka hanya kaitan dengan akademi kemahasiswaaan seperti pelaksanaan seminar, ujian skripsi, bimbingan dan praktikum dari Prodi eksak yang harus tatap muka, dan sisanya daring untuk perkuliahan,”ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa untuk dosen dan karyawan sudah di vaksin dan memang diwajibkan untuk di vaksin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved