Pola Hidup Sehat
KEKURANGAN Maupun Kelebihan Zat Gizi akan Dapat Menyebabkan Kelainan - kelainan
Adapun istilah Avitaminosis bukan bermakna kurang atau kelebihan gizi tetapi kondisi kekurangan vitamin.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Marasmus disebabkan oleh kekurangan asupan kalori berkepanjangan, baik dari protein maupun karbohidrat.
Marasmus dapat menimpa anak-anak dan orang dewasa, serta berisiko tinggi menyebabkan kematian, jika tidak ditangani.
Ciri-ciri orang terkena marasmus adalah tubuh kurus kering dan tulang yang menonjol, terutama tulang iga dan bahu.
Selain itu, kulit lengan, paha, dan bokong penderita akan tampak kendur, serta wajahnya terlihat seperti orang tua.
Marasmus umumnya dapat ditangani dan dicegah dengan menjalani pola makan sehat bergizi seimbang.
3. Beri-beri
Beri-beri terjadi karena tubuh kekurangan vitamin B1 (thiamine).
Vitamin ini berperan penting dalam mengatur kinerja serta fungsi sistem saraf dan otot, menjaga fungsi saluran pencernaan, dan proses metabolisme karbohidrat menjadi energi.
Penyakit beri-beri terdiri dari 2 jenis, yaitu beri-beri basah dan beri-beri kering.
Gejala beri-beri basah antara lain sering terbangun di malam hari dengan sesak napas, denyut jantung meningkat, sesak napas saat beraktivitas, dan kaki bagian bawah bengkak.
Beri-beri basah umumnya dapat mengganggu kinerja jantung dan pembuluh darah.
Sementara itu, beri-beri kering dapat memengaruhi sistem saraf.
Gejala beri beri kering antara lain susah berjalan, kaki dan tangan mati rasa atau kesemutan, fungsi otot kaki bagian bawah menurun, nyeri, kesulitan bicara, muntah, dan nistagmus.
Untuk mencegah beri-beri, Anda perlu mengonsumsi makanan kaya vitamin B1, seperti susu, biji-bijian, gandum, jeruk, daging sapi, ragi, kacang-kacangan, beras, dan sereal dari biji-bijian utuh.
• PENYAKIT Pada Sistem Pernapasan yang Juga Dapat Menyerang Unggas Mamalia dan Manusia
4. Skorbut (scurvy)