Mengenal Vaksin Booster, Apa Itu Vaksin Booster?

Model booster dianggap sebagai model yang paling baik untuk meningkatkan imun para tenaga kesehatan. Vaksin booster pun dibutuhkan untuk memperkuat an

Tribunnews/Herudin
Model booster dianggap sebagai model yang paling baik untuk meningkatkan imun para tenaga kesehatan. Vaksin booster pun dibutuhkan untuk memperkuat antibodi terhadap varian baru. 

Bergantung pada jenis vaksin dan produsennya, beberapa vaksin memerlukan booster berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun setelah suntikan pertamanya.

Jessica Justman, Profesor Kedokteran di Columbia Mailman School of Public Health mengatakan, vaksin booster mungkin paling bermanfaat bagi orang dengan kondisi medis tertentu.

Kapan Vaksinasi Moderna Akan Dimulai di Pontianak, Berikut Penjelasannya

“Suntikan (booster) mungkin paling bermanfaat bagi mereka yang memiliki kondisi media seperti penerima transplantasi organ padat dan orang dengan penyakit autoimun yang mencegah mereka memiliki respons imun yang efektif,” jelas Justman.

Di Indonesia, vaksin booster saat ini baru diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Pasalnya, peningkatan kasus berat dan kritis di Indonesia mengakibatkan angka kematian meningkat, termasuk dokter dan tenaga kesehatan.

Dilansir dari Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rejeki mengatakan bahwa kematian para dokter dan tenaga kesehatan sejak Maret 2020 hingga Juli 2021 mencapai 1.141 jiwa.

Model booster dianggap sebagai model yang paling baik untuk meningkatkan imun para tenaga kesehatan. Vaksin booster pun dibutuhkan untuk memperkuat antibodi terhadap varian baru. (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved