Breaking News:

Wabup Sambas Ajak Generasi Muda Peduli Pembangunan Pertanian

Saya sudah bertemu langsung dengan beberapa petani milenial, luar biasa, pendapatan per bulannya bisa tembus 20 jutaan

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi dan Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H Abu Bakar saat menghadiri panen raya padi yang dilaksanakan oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kecamatan Tangaran, di Desa Simpang Empat. (Istimewa) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi menghadiri kegiatan panen raya padi yang digelar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kecamatan Tangaran, di Desa Simpang Empat.

Pada kesempatan itu dia mengatakan sudah melihat langsung usaha petani milenial di Kabupaten Sambas. Diungkapkan oleh dia, sekitar sebulan lalu dia bertemu dengan petani Milenial di Kabupaten, Sambas dan pendapatan perbulannya sangat fantastis.

"Saya sudah bertemu langsung dengan beberapa petani milenial, luar biasa, pendapatan per bulannya bisa tembus 20 jutaan," ujarnya, Minggu 1 Agustus 2021.

"Hanya dengan menanam cabai, tetapi karena dilakukan dengan konsep yang terukur dan baik, mereka berhasil membuktikan bahwa sektor pertanian sangat menjanjikan," terang Wabup.

Ketua DPRD Sambas Ajak Lakukan Regenerasi Petani

Kata dia, dirinya juga meminta kepada anak-anak muda di Sambas untuk mengubah pola pikir, yang hanya ingin menjadi pegawai kantoran. Kata Wabup, terdapat banyak sektor yang menjanjikan, satu diantaranya pertanian.

"Selama masyarakat kita masih mengkonsumsi nasi, atau pangan dari beras, pertanian akan selalu diperlukan," tegasnya.

"Program kerja kami, diantaranya satu desa, satu produk unggulan maupun program pemuda siap kerja. Mohon dukung kami mewujudkan program unggulan kami untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas," papar Fahrur Rofi.

Dengan konsep petani milenial, Wabup meminta harus ada perbedaan dengan petani reguler. Lebih lagi di era digital seperti saat ini, maka mesti memberikan banyak kemudahan bagi generasi milenial untuk mengembangkan diri dan meningkatkan potensi yang ada disekitar.

"Kami akan memberikan fokus kami pada pembangunan pertanian di Kabupaten Sambas, karena seperti yang kita ketahui bersama, Kabupaten Sambas adalah lumbung padinya Kalimantan Barat," ungkapnya.

"Karenanya, ini tentunya menjadi sektor yang menjanjikan. Bahkan termasuk sektor yang tidak terpengaruh dengan adanya pandemi," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved