PILU dari Sintang! Bayi dalam Ayunan Meninggal Dunia dalam Musibah Kebakaran Jumat Malam

Diduga sumber api berasal dari kompor dikarenakan api membesar sehingga minyak goreng tumpah ke meja kompor.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam kondisi tak utuh, karena terbakar. 

Saat musibah kebakaran terjadi, anak pasangan Yatno dan Endang itu sedang dalam ayunan.

Diduga, kedua orangtuanya panik saat api mulai membakar bangunan rumah ditambah listrik yang langsung padam.

"Anak korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal karena terbakar dan tidak utuh lagi. Saat kejadian, anak tersebut dalam posisi dalam ayunan dan tidak sempat diselamatkan oleh kedua orangtuanya, karena lampu PLN dalam keadaan padam dan dalam kondisi panik," ungkap Hariyanto.

Bangunan Ponpes Tahfidzul Quran di Binjai Hulu Sintang Terbakar, Satu Santri Alami Luka Ringan

Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam keadaan tak utuh, karena terbakar.
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam keadaan tak utuh, karena terbakar. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

Kronologi

Kompor yang masih menyala ditinggalkan Yatno tidur diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah sekaligus bengkel.

Api pertama kali dilihat oleh Mahmud di dapur rumah Yatno pada Jumat, 30 Juli 2021, pukul 22.10.

Mahmud, bergegas menggedor bengkel mobil tetangganya itu.

"Sementara ini diperoleh informasi bahwa api berasal dari dapur milik Yatno. Setelah Yatno setelah menggoreng hati ayam di dapur, lupa tidak mematikan api di kompor, kemudian kompor tersebut dalam keadaan masih hidup saat ditinggal tidur," Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak Melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, Sabtu 31 Juli 2021.

Berdasarkan analisa sementara pihak kepolisian, diduga sumber api berasal dari kompor dikarenakan api membesar sehingga minyak goreng tumpah ke meja kompor.

"Sehingga menyebabkan timbulnya sumber api yang menyebabkan kebakaran, menginggat rumah tersebut juga sekaligus menjadi bengkel mobilnya," kata Hariyanto. (*)

[Simak berita terbaru dari Sintang]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved