PILU dari Sintang! Bayi dalam Ayunan Meninggal Dunia dalam Musibah Kebakaran Jumat Malam

Diduga sumber api berasal dari kompor dikarenakan api membesar sehingga minyak goreng tumpah ke meja kompor.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam kondisi tak utuh, karena terbakar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Musibah kebakaran, di Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), menyisakan pilu mendalam.

Dalam musibah yang menghanguskan satu rumah sekaligus bengkel milik Yatno, seorang bayi menjadi korban meninggal dunia.

Bayi usia satu tahun tersebut meninggal dunia dalam kondisi tak utuh, akibat terbakar.

Laporan kebakaran diterima tim Damkar Kabupaten Sintang pada, Jumat 30 Juli 2021 pukul 23.39 malam WIB dari anggota Polsek Sungai Tebelian

Api pertama kali muncul sekitar pukul 22.30.

"Tim damkar tiba di tempat kejadian kebakaran pukul 00.56," kata Kabid Damkar, Yudius, Sabtu 31 Juli 2021.

Dua unit mobil damkar water pump dan fire rescue dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman.

Objek yang terbakar tersebut, bengkel selaligus tempat tinggal milik Yanto.

Upaya pemadaman dibantu oleh masyarakat sekaligus anggota Polsek Sungai Tebelian.

"Selesai pemadaman pukul 02:17. Korban jiwa Syafii Alkafi, laki-laki, usia 1 tahun, anak dari Pak Yanto. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Yudius. 

Gedung Pesantren Tahfidzul Quran di Binjai Sintang Terbakar

Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam kondisi tak utuh, karena terbakar.
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalbar. Akibat kebakaran tersebut, nyawa bayi berusia 1 tahun meninggal dunia dalam kondisi tak utuh, karena terbakar. (TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA)

Dalam Ayunan

Bayi berusia 1 tahun itu, sedang tidur di ayunan saat kediaman orangtuanya terbakar.

Kebakaran itu menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Yatno, warga Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian.

"Korban ditemukan meninggal dunia dan dalam kondisi tak utuh lagi karena terbakar. Ditemukan berupa serpihan tulang paha," kata Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak Melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, Sabtu 31 Juli 2021.

Syafii ditemukan anggota Polsek Sungai Tebelian dan tim Damkar sekitar pukul 02.05 wib di antara arang bangunan rumah yang ludes terbakar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved