Breaking News:

Animo Masyarakat Tinggi, Dewan Pontianak Harap Pemerintah Pusat Segera Datangkan Vaksin

Hal tersebut dikatakannya, lantaran animo masyarakat Kota Pontianak sangat tinggi dalam mensukseskan program pemerintah ini sebagai bentuk salah satu

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu dan Pengurus Barisan Pemuda Melayu Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar berharap agar Pemerintah Pusat bisa segera mendatangkan stok Vaksin ke Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Hal tersebut dikatakannya, lantaran animo masyarakat Kota Pontianak sangat tinggi dalam mensukseskan program pemerintah ini sebagai bentuk salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19.

Untuk itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar bisa mengkomunikasikan kepada pemerintah pusat sehingga bisa segera mendistribusikan stok Vaksin ke Kota Pontianak.

"Harapan kita agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk segera mendatangkan vaksin yang memang masyarakat Kota Pontianak permintaannya cukup tinggi. Dengan ketersediaan barang ini sesuai dengan komunikasi yang gembar gembor tentang vaksinasi covid-19 kepada Masyarakat, baik di media cetak, online maupun ditelevisi sesuai dengan ketersediaan barang," ujarnya, Kamis 29 Juli 2021.

Kapolsek Putussibau Utara dan Personel Lakukan Pengamanan Vaksinasi Tahap II di Puskesmas

Diharapkan stok Vaksin segera datang, lantaran dikatakannya memang untuk batas waktu pelaksanaan vaksinasi dosis kedua terbatas.

Sebagaimana hingga kini untuk warga Kota Pontianak yang sudah divaksin sudah mencapai lebih dari 136 ribu orang untuk vaksin dosis pertama dan lebih dari 66 ribu orang divaksin dosis kedua. Sedangkan yang ditargetkan adalah 80 persen dari jumlah penduduk sekitar 670 ribu jiwa.

Hal tersebut, dikatakakannya membuktikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak maupun masyarakat Kota Pontianak sangat serius dalam pencegahan penyebaran covid-19 maupun penanganan covid-19.

"Ini membuktikan bahwa keseriusan Kota Pontianak dalam melaksanakan penanganan covid-19 ini sangat baik yang dibuktikan dengan upaya pelaksanaan menyebaran penyuntikan vaksin itu banyak tempat," kata Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) DPRD Kota Pontianak ini.

Termasuk kegiatan yang baru-baru ini yang dilaksanakan oleh Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar yang ditargetkan hanya1000 orang, namun karena amino masyarakat sangat tinggi sehingga bisa menjadi 3000 an.

"Ini yang menjadikan imbauan itu tidak sesuai dengan ketersediaan barang. Seharusnya Provinsi maupun Pusat ini dengan gempar-gembornya vaksin ini ketersediaan barang itu disesuaikan dengan animo masyarakat untuk vaksin agar tidak menjadi persoalan nantinya," katanya.

Pemprov Kalbar Terima 1.920 Vial Vaksin Moderna, Sasaran Utama untuk Suntikan Ketiga Para Nakes

Politisi PAN ini pun juga menuturkan, agar Himbauan yang disampaikan oleh pemerintah harus sesuai dengan ketersediaan stok vaksin yang ada. Jika animo masyarakat sudah tinggi, tentu dikatakannya ketersediaan barang atau stok Vaksin harus juga siap tersedia.

"Ini harus disesuaikan dengan keadaan kita di Masyarakat Kota Pontianak. Kita sudah sepakat bahwa menekan covid-19 yang tadinya warna merah menjadi oranye dan mudah-mudahan turun menjadi hijau. Ini pun harus kita koreksi juga cara penetapan teknik dan cara penetapan zona ini jangan sampai seluruh masyarakat kota Pontianak ini dibebankan oleh situasi ini, baik anggaran maupun keadaaan PAD yang terhambat seperti ini," lanjutnya.

Selain itu, Zulfydar juga berharap agar masyarakat tetap bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

"Kita berharap selain dengan vaksinasi ini, tapi juga prokes bisa diterapkan untuk menekan laju penyeberan covid-19," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved