Breaking News:

4 Anak Bersama Ibu dan Ayah Tinggal di Gubuk Berdinding Daun, Wali Kota Pontianak Langsung Respons

Keluarga tersebut ialah pasangan Eko Purwanto (26) dan Sulastri (28) bersama empat anaknya tinggal di gubuk tersebut sudah tujuh bulan.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Tampak depan dan samping dari rumah keluarga Sulastri dan Eko Purwanto, warga Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kamis 29 Juli 2021. Sulastri dan Eko Purwanto bersama empat anak mereka sudah tujuh bulan menempati gubuk ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabar satu keluarga di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tinggal di gubuk berdinding daun mendapat respons dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Keluarga tersebut ialah pasangan Eko Purwanto (26) dan Sulastri (28) bersama empat anaknya sudah tujuh bulan tinggal di gubuk yang mereka bangun seadanya.

Mereka membangun gubuk tersebut di atas tanah warisan keluarga, di Gang Samikem, Jalan Selat Panjang, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Atas informasi tersebut, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, langsung memerintahkan Lurah setempat melihat langsung ke lapangan tentang kondisi sebenarnya.

Jika memang keluarga tersebut merupakan warga Kota Pontianak tentu menurutnya bisa mendapat bantuan berupa bedah rumah dari pemerintah.

Animo Masyarakat Tinggi, Dewan Pontianak Harap Pemerintah Pusat Segera Datangkan Vaksin

"Saya juga baru mendapat informasi ini, dan saya sudah perintahkan Lurah untuk mengecek. Kalau memang warga Pontianak, seharusanya ditangani. Ada program bedah rumah dan bahkan bedah WC," ungkap Edi Rusdi Kamtono.

Diberitakan sebelumnya, tujuh bulan sudah Sulastri (28) dan Eko Purwanto (26) bersama 4 orang anaknya tinggal di rumah menyerupai gubuk yang mereka bangun di atas tanah warisan keluarganya yang berada di Gang Samikem, Jalan Selat Panjang, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak.

Berada di antara dua rumah warga yang sudah permanen, gubuk keluarga kecil mereka tampak kontras dengan sederet rumah di gang itu.

Gubuk yang dibangun dengan material kayu seadanya berukuran sekira 2 meter x 5 meter itu tampak reot dan sangat tidak layak huni.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved