Berita Video
Dampak Nikotin dalam Vapor Bagi Kesehatan
Nikotin yang terkandung di dalam rokok elektrik dapat merangsang otak melepas hormon dopamin (membuat senang),sehingga menimbulkan efek ketergantungan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rokok elektrik atau yang lebih dikenal dengan vape kini banyak digandrungi.
Jenis rokok ini banyak dikonsumsi kalangan muda, baik pria maupun wanita.
Vape hadir dengan pilihan rasa yang beragam.
Selain itu, desain tampilannya lebih modern.
Kelebihan itu membuat penggunanya bisa memilih rasa vape sesuai selera.
Kendati memiliki sejumlah perbedaan dengan rokok tembakau biasa, vape juga sebenarnya sama-sama mengandung nikotin.
Nikotin itu juga tak kalah berbahaya dengan rokok tembakau.
• Buka Cabang Baru di Gajah Mada, Area Vapor Diskon Besar-besaran
Lantas, apa saja dampak negatif vape?
Bahaya nikotin
Melansir artikel di Kompas.com dengan judul "5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik", rokok elektrik sebetulnya sama saja dengan rokok konvensional atau rokok tembakau yang mengandung nikotin.
Nikotin bisa dibilang adalah isi wajib dari rokok elektrik karena nikotin itulah yang menjadi jualan utamanya.
Bahan ini dimasukkan ke dalam rokok elektrik agar orang-orang menjadi ketagihan.
Ketika sudah kecanduan, orang-orang menjadi tidak bisa lepas dari pengaruh nikotin, meski zat tersebut jelas bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan.
Berikut ini beberapa bahaya nikotin dalam rokok elektrik:
1. Ketergantuan