Apresiasi Gubernur Datangkan Oksigen Dari Malaysia, Sy Amin Bidik Peluang Kerjasama pada Bidang Lain

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad mengapresiasi langkah Gubernur Kalbar mendatangkan tabung oksigen dari Malaysia.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
Tribunpontianak.co.id/Ridho Panji Pradana
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad mengapresiasi langkah Gubernur Kalbar mendatangkan tabung oksigen dari Malaysia.

Menurut politisi NasDem ini, langkah Gubernur tentunya menjadi peluang baru penjajakan kerjasama antara provinsi Kalbar dengan negara tetangga dibidang lain.

"Saya apresiasi kepada Gubernur, melakukan terobosan baru untuk mendatangkan oksigen dari Malaysia, tentu dengan hal ini saya berharap kedepan karena Kalbar berbatasan langsung dengan Malaysia agar kedepan dibuat perda untuk kerjasama dibidang bahan pokok yang bisa membantu meringankan beban masyarakat, dalam artian barang terjangkau dan mudah didapatkan," ujarnya, Senin 26 Juli 2021.

Sy Amin Muhammad Harap Tenaga CPNS dan PPPK yang Diterima Profesional dan Punya Pengalaman

DPRD, kata Sy Amin, tentu akan mendukung penuh kebijakan yang menimbulkan kemaslahatan untuk rakyat banyak.

"Selama inikan banyak hal yang tidak boleh karena terganjal aturan pusat, namun karena kondisi daruratkan bisa ini mendatangkan oksigen dari Malaysia, maka hal lain juga diharapkan bisa menyusul.

Kita contohkan Batam yang bisa langsung untuk barang dan jasa ke Singapura dan Malaysia, apa salahnya jika Kalbar juga bisa, DPRD tentu mendukung penuh karena merupakan terobosan baru untuk kepentingan masyarakat Kalbar," tuturnya.

Terlebih, kata dia, dengan PPKM darurat atau level 4 di Kota Pontianak, kinerja DPRD sedikit terganggu, dan sektor perekonomian rakyat bermasalah.

Walaupun memang mendukung upaya pemerintah untuk penanganan covid 19, namun, lanjut dia, harus ada solusi dan formula baru karena jika terlalu panjang akan membahayakan dan menyebabkan permasalahan ekonomi.

"Saya mengimbau masyarakat agar jangan kendor, kita tetap prokes dan menerapkan 5M. Masyarakat saya harap juga tidak termakan isu hoax terkait covid dan vaksinasi yang berjalan ini," katanya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved