Breaking News:

Pedagang Ikan Pasar Flamboyan Cepat-cepat Tutup Toko, Antre Oksigen untuk Istri yang Sesak Nafas

Saya subuh lewat sini dan sudah ramai yang antre. Jadi saya ke pasar dulu cepat-cepat, tutup toko lalu ke sini.

Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/IMAM MAKSUM
Warga mengantre oksigen di PT Baja Sarana Jalan Antasari Kota Pontianak, Sabtu 23 Juli 2021 pagi. Beberapa warga antre untuk mendapatkan oksigen gratis dari Pemerintah Provinsi Kalbar untuk pasien positif Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Imam Maksum

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai mendistribusikan oksigen gratis bagi warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19. Ratusan tabung oksigen telah diterima masyarakat di Kota Pontianak, Sabtu 24 Juli 2021.

Distribusi oksigen gratis melalui PT Baja Sarana, Jalan Pangeran Antasari, dengan kuota yang telah disiapkan 200-300 tabung kecil sehari. Kemudian di PD Putra Kalbar Jl Veteran, kuota yang tersedia 50 tabung kecil perhari. 

Antrean warga terjadi sejak subuh untuk mendapatkan oksigen gratis tersebut. Joko Pradito (40), pria yang bekerja sebagai penjual ikan di Pasar Flamboyan Pontianak itu datang ke PT Baja Sarana pada pukul 06.00 WIB. Ia mengungkapkan antrean di PT Baja Sarana ramai didatangi warga sejak pukul 05.00 WIB.

“Saya subuh lewat sini dan sudah ramai yang antre. Jadi saya ke pasar dulu cepat-cepat, tutup toko lalu ke sini. Saya antre dari pukul 06.00 WIB pagi,” ucapnya, Sabtu pagi.

Perjuangan Keluarga Pasien Dapatkan Oksigen, Sempat Ditolak Rumah Sakit hingga Antre Sejak Subuh

Joko Pradito mengaku heran oksigen menjadi langka di mana-mana. “Tiba-tiba lagi kosong di mana-mana. Di apotek biasanya ada, pun tidak tersedia lagi,” ucapnya.

Joko Pradito mengatakan istrinya sakit dan sesak nafas hingga membutuhkan tabung oksigen. Sebab sudah 3-4 hari belakangan ia sulit sekali mencari oksigen. “Saya sangka hanya Jakarta yang sulit oksigen ternyata kita di Pontianak juga sulit,” keluhnya.

Joko mengatakan proses antrean tabung oksigen di PT Baja Sarana memakan waktu yang tidak sebentar. “Lama di sini, harus ditanya bawa dokumen data penduduk lagi ke beberapa pengantre, bawa PCR positif,” katanya.

Sebelum antre di PT Baja Sarana, Joko Pradito mencari kebutuhan oksigen untuk istrinya di apotek-apotek. “Semalam sudah tengok antre ke sini. Biasanya RS Karitas ada, sekarang kosong,” ucapnya.

Sementara Roby (21) datang ke PT Baja Sarana di Jalan Pangeran Antasari, sejak pukul 07.15 WIB. “Ada keluarga yang sakit, kebetulan positif Covid-19,” katanya.

Direktur RS Kota Sebut Stok Tabung Oksigen Masih Aman Hari Ini Hingga Besok

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved