Penanganan Covid

Ruang ICU Rumah Sakit Pontianak Penuh, Pemkot Siapkan Rusunawa Nipah Kuning Jadi RS Lapangan

Langkah lain yang dilakukan adalah mempersiapkan beberapa puskesmas yang bisa menampung untuk perawatan isolasi.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Jemi Ibrahim/Pemkot Pontianak
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, ruang ICU RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, penuh.

Hal itu diketahuinya setelah melakukan pemantauan secara langsung pada hari Selasa 13 Juni 2021.

Sementara untuk ruang isolasi masih tersisa 10 tempat tidur.

Menurut Edi di laman Pemkot Pontianak, jika terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan, maka pihaknya akan mengambil langkah darurat dengan menambah tempat tidur pada ruang isolasi. 

Monitor Pelaksanaan PPKM Darurat, Wali Kota Pontianak Sebut 80 Persen Warga Sudah Patuh

Langkah lain yang dilakukan adalah mempersiapkan beberapa puskesmas yang bisa menampung untuk perawatan isolasi.

Termasuk sedang mengupayakan agar Rusunawa Nipah Kuning bisa menjadi rumah sakit lapangan.

Terkait ketersediaan oksigen di RSUD SSMA Kota Pontianak, Edi meminta rumah sakit untuk memastikan ketersediaan oksigen.

Pihaknya juga melakukan koordinasi bersama Tim Satgas Oksigen Provinsi Kalbar serta pemasok oksigen.

"Setelah terbentuknya Tim Satgas Oksigen, ketersediaan oksigen bisa dibantu jika ada kekurangan dari provinsi," katanya.

Kadishub Pontianak Sebut Mobilitas Masyarakat Selama PPKM Darurat Berkurang

Sementara itu, sejak diberlakukannya PPKM Darurat, Edi menilai 80 persen masyarakat sudah mematuhi kebijakan tersebut.

Terutama para pelaku usaha yang sifatnya non esensial dan kritikal.

Namun demikian, pihaknya masih menemukan sejumlah tempat usaha non esensial yang membuka tokonya.

Kepada mereka yang melanggar, pihaknya meminta agar ditutup sementara selama berlakunya PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang.

"Mungkin mereka masih belum mengetahui kebijakan PPKM Darurat ini bahwa tempat usaha yang sifatnya non esensial harus ditutup sementara," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved