Breaking News:

Berita Video

Ketua MUI Kalbar dan Ketua PGI Kalbar Dukung PPKM Darurat Singkawang-Pontianak, Ini Seruannya

Karena penyebaran Covid-19 yang sudah tidak terkendali, maka masyarakat perlu bersatu.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar H. M Basri Har mengatakan masyarakat harus mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Kedua daerah ini ditetapkan sebagai daerah zona merah dan akan diberlakukan PPKM Darurat mulai tanggal 12 sampai 20 Juli 2021.

“Untuk itu saya menghimbau dan mengajak kepada kita semua mari bersama-sama mematuhi dan menaati peraturan PPKM Darurat dengan cara beraktifitas di rumah masing-masing,” ungkap Basri.

Ia menambahkan, semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir dan kita bisa beraktivitas secara normal kembali.

Karena penyebaran Covid-19 yang sudah tidak terkendali, maka masyarakat perlu bersatu.

Dia meminta masyarakat menyingkirkan perbedaan dan fokus untuk mensukseskan tujuan PPKM Darurat di Kalbar ini.

"Harapan kita semua bisa kembali ke zona hijau lagi. Dengan bekerjasama kita pasti bisa melewati zona merah ini," ujar M Basri Har.

Polisi Paksa Putar Arah Pada Penyekatan PPKM Darurat, Kapolresta: Keselamatan Warga Hukum Tertinggi

Dukungan yang sama juga disampaikan Ketua PGIW Kalbar Pdt. Paulus Ajong, M.Th mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

“Masyarakat harus mendukung PPKM Darurat di Kota Pontianak dan Kota Singkawang yang ditetapkan pemerintah,” ungkap Paulus Ajong

Kedua daerah ini ditetapkan sebagai daerah zona merah yang sangat berbahaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved