Tips Kesehatan

Tips, Cara Mengembalikan Indera Penciuman dan Perasa dengan Metode Mindfulness

Latihan penciuman tidak hanya dilakukan dengan mengendus berbagai aroma. Prinsip mindfulness juga sangat diperlukan dalam latihan ini.

Tayang:
alodokter.com
Kehilangan indera penciuman dan perasa adalah kondisi yang menantang untuk menjadi lebih sadar, fokus, dan peka. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Hilangnya indra penciuman tentu saja membuat kita takut akan gejala dari Covid-19. 

Akan tetapi, hilangnya indra penciuman juga bisa dilatih dengan beberapa metode berikut seperti yang di tulis dalam artikel ini. 

Hilangnya indra penciuman bukan berarti kita terkena covid, namun hal tersebut bisa saja terjadi pada diri kita. 

Ada baiknya untuk tetap menjaga diri dari paparan virus covid kita tetap menjaga prokes dan menjauhi kerumunan ya!

Bersama indera penciuman, indera perasa bekerja sama untuk mengidentifikasi setiap aroma dan rasa. 

[Update Informasi Lainnya Disini]

Cara Memulihkan Indra Penciuman yang Mulai Hilang, Ahli Sebut Bisa Kembali Normal Selama?

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang kehilangan penciuman dan rasa. Infeksi Covid-19 pun bisa ditandai dengan hilangnya indera perasa dan penciuman.

Selain itu, kondisi lain yang dapat menyebabkan hilangnya indera penciuman dan perasa adalah infeksi saluran pernapasan atas, alergi, polip hidung, pengobatan kanker, dan penyakit Alzheimer.

Kemudian, kekurangan gizi, masalah gigi, penuaan, dan paparan bahan kimia juga bisa menyebabkan hilangnya penciuman dan perasa.

Cara mengatasi indera penciuman yang hilang bisa berbeda-beda, bergantung pada penyebabnya.

Indera penciuman pun bisa kembali dengan sendirinya atau dengan mengobati masalah kesehatan yang mendasarinya.

VITAMIN D3 Terdapat Pada Makanan Apa? Inilah Sumber Vitamin D3 Secara Umum

Misal, seseorang yang mengalami gejala kehilangan indera penciuman dan perasa akibat infeksi saluran pernapasan atas bisa mengatasinya dengan mengobati infeksi tersebut.

Dengan demikian, indera penciuman dan perasa mungkin akan kembali normal setelah infeksi hilang.

Contoh lain, orang yang tengah menjalani kemoterapi dan radiasi ke kepala mungkin memiliki indera perasa yang melemah.

Beberapa hal yang bisa dicoba untuk mengatasinya adalah makan makanan dingin, minum banyak cairan, rutin sikat gigi sebelum dan setelah makan, dan mengonsumsi permen.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, secara umum, para ahli telah memberikan saran untuk membangkitkan kembali saraf penciuman.

Sebagian besar dari mereka merekomendasikan latihan penciuman. Latihan ini bisa dilakukan setiap hari dengan mencium aroma minyak esensial.

MENGENAL Buah Nannam, Sumber Vitamin C yang Tinggi & Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Cobalah dengan minyak esensial yang memiliki aroma cukup kuat, seperti kayu putih, lemon, cengkeh, dan mawar.

Latihan penciuman tidak hanya dilakukan dengan mengendus berbagai aroma. Prinsip mindfulness juga sangat diperlukan dalam latihan ini.

Jika tidak bisa mencium aroma sama sekali, cobalah untuk mengingat aromanya. Libatkan pikiran untuk membangkitkan sensasi tersebut.

Ketika makan dan tidak bisa merasakan tekstur maupun rasa dari makanan, fokuslah untuk mengingat rasa makanan tersebut.

Dengan cara ini, orang yang kehilangan indera penciuman dan perasa akan lebih fokus pada apa yang masih bisa mereka rasakan.

Kehilangan indera penciuman dan perasa adalah kondisi yang menantang untuk menjadi lebih sadar, fokus, dan peka.

Selama proses pemulihan, tetap sabar dan mensyukuri setiap kemajuan kecil yang dicapai akan membantu meredakan stres akibat hilangnya indera penciuman dan perasa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved