Pola Hidup Sehat
INILAH Buah yang Tidak Boleh Dimakan Saat Batuk, Membuat Batuk Makin Parah
Selain membuat tubuh tidak nyaman dan Anda kesal dibuatnya, batuk terus menerus dapat memicu penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya sehingga...
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Batuk yang dialami bayi dan anak-anak dapat disebabkan oleh faktor yang sama dengan batuk pada orang dewasa, antara lain infeksi saluran pernapasan, asma, dan GERD.
Jika batuk pada Si Kecil berlangsung lama, bisa jadi terjadi infeksi saluran pernapasan yang serius.
4. Batuk Rejan pada Anak-Anak dan Bayi
Orangtua sebaiknya waspada bila Si Kecil menunjukkan gejala batuk rejan seperti:
Suara lengkingan di setiap tarikan napas dalam-dalam setelah batuk.
Batuk yang hebat dan intens yang mengeluarkan dahak kental.
Penyebab Batuk
Berdasarkan penyebabnya, batuk dibagi menjadi dua jenis, yaitu batuk akut (berlangsung dalam jangka pendek) dan batuk kronis (berlangsung dalam waktu yang lama).
1. Batuk Akut
Batuk akut sering disebabkan karena beberapa hal, di antaranya:
Infeksi pada saluran pernapasan atas yang menyerang tenggorokan atau sinus, contohnya pilek, flu, radang tenggorokan, dan sinusitis.
Infeksi pada saluran pernapasan bawah yang memengaruhi paru-paru atau saluran udara bagian bawah, contohnya bronkitis akut atau pneumonia.
Alergi, seperti rhinitis alergi atau demam.
Peningkatan dari kondisi kesehatan jangka panjang, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau bronkitis kronis.
Menghirup debu atau asap.
Batuk akut bisa menjadi gejala awal dari kondisi kesehatan yang menyebabkan batuk kronis.
Namun, kondisi ini terbilang jarang terjadi.
2. Batuk Kronis
Secara umum, batuk kronis disebabkan infeksi saluran pernapasan jangka panjang, seperti bronkitis kronis.
Meski begitu, penyakit ini juga biasanya disertai gejala lain, misalnya mengi, sesak napas, dan nyeri dada, merokok, dan bronkiektasis, yaitu kondisi ketika saluran udara paru-paru melebar secara tidak normal.
Batuk yang terjadi terus menerus sebaiknya jangan dianggap sepele.
Jika mengalamiLebih dari tiga minggu akibat infeksi virus, bertambah parah dan disertai darah, kesulitan bernapas, sakit dada, penurunan berat badan tanpa alasan jelas, demam, atau terjadi pembengkakan dan muncul benjolan di leher, segera ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan yang tepat. (*)