60 Orang Ikuti Vaksinasi Massal di Puskesmas Pahauman
"Setelah penyuntikan vaksin dilakukan observasi efek samping vaksin (side effect) selama 30 menit, dan penerbitan buku vaksin Covid-19," ungkapnya.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Vaksinasi massal dilaksanakan juga di Kecamatan Sengah Temila dan bertempat di Aula Puskesmas Pahauman untuk penyuntikan Massal dosis ke dua bagi pelayan publik, guru, dan lansia pada Selasa 22 Juni 2021.
Dalam kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Camat Sengah Temila Ericanes Panjuga, Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel, Danramil Sengah Temila Letda Arm Suwandi, serta didampingi oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Pahauman Budi Santosa.
Kapus Pahauman menjelaskan bahwa vaksinasi massal Covid-19 bagi lansia dan pelayan publik sasarannya yaitu guru SMA 13 orang, guru SMP 25 orang, guru SD 4 orang, publik 6 orang, dan Lansia 12 orang. "Jadi totalnya ada 60 orang," ujar Budi dikonfimasi pada Rabu 23 Juni 2021.
Selain itu ia juga mengatakan, bagi masyarakat yang mengikuti penyuntikan massal vaksin covid-19, terlebih dahulu melakukan klarifikasi data/registrasi, screening dan pemeriksaan kesehatan.
• Polsek Sengah Temila Temukan 1 Titik Hotspot dari Aplikasi Lancang Kuning
"Setelah penyuntikan vaksin dilakukan observasi efek samping vaksin (side effect) selama 30 menit, dan penerbitan buku vaksin Covid-19," ungkapnya.
Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel yang selalu turun langsung memantau serta mengamankan jalannya penyuntikan massal vaksin Covid-19 mengatakan.
Pemberian vaksin Covid-19 tersebut dalam rangka mendukung program Pemerintah terkait Pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19. "Bagi masyarakat yang saat ini telah mendapat vaksinasi, tetap menerapkan prokes," harap kapolsek.
Lanjutnya Forkopimcam yang tergabung dalam Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sengah Temila, selalu siap mendampingi dan mengawal tenaga medis dalam kegiatan percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat.
Sementara itu Camat Sengah Temila Ericanes Panjuga mengatakan, vaksinasi merupakan bentuk penanganan Covid-19, dan hal ini perlu kerjasama semua pihak agar pandemi ini segera berakhir.
"Dukungan masyarakat sangat diperlukan. Bagi warga yang mendapat panggilan suntik vaksin, mari kita dukung bersama dengan mengikuti anjuran Pemerintah untuk vaksinasi. Karena vaksin ini aman dan halal," pesan Camat. (*)
(Simak berita terbaru dari Landak)