Breaking News:

Harisson Sebut Ada 828 Masyarakat Umum Usia diatas 18 Tahun yang Ikuti Vaksinasi Massal

“Nanti pada hari Rabu kita pindah lagi ke tempat lain. Pada Senin besok kita tambah di Lapangan Perbasi Pontianak dengan cara pendaftaran nya manual,”

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memantau langsung proses vaksinasi yang berlangsung di GAIA Bumi Raya Mall menyasar pada masyarakat umum usia 18 tahun keatas, Minggu 20 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan mengatakan total pendaftar vaksinasi massal untuk masyarakat umum hari ini mencapai 828 orang yang berlangsung di GAIA Bumi Raya City Mall, Minggu 20 Juni 2021

Harisson kengstakan total kuota setiap hari yang telah disiapkan untuk pendaftar vaksinasi massal masyarakat umum usia 18 tahun keatas sebanyak 900 orang.

“Pendaftar hari ini total mencapai 828 orang untuk pendaftar secara manual, tapi besok akan diberlakukan pendaftarab online. Jadi tadi masyarakat umum yang datang usianya bervariasi sampai ke lansia yang melaksanakan Vaksinasi,”ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Ia mengatakan setial hari kuota yang ditetapkan sama yakni 900 vial vaksin sinovas yang akan berlangsung sampai hari Selasa.

“Nanti pada hari Rabu kita pindah lagi ke tempat lain. Pada Senin besok kita tambah di Lapangan Perbasi Pontianak dengan cara pendaftaran nya manual,”jelasnya.

Berbeda Dengan Gubernur Sutarmidji, Kadiskes Harisson Tegaskan Kegiatan Nobar Dilarang

Harisson mengatakan adapun stok vaksinasi sampai saat ini masih cukup selain menggunakan stok vaksin provinsi, vaksinasi massal juga dibantu menggunakan stok vaksin yang baru di drop untuk TNI Polri.

“Dalam waktu dekat Kalbar akan menerima vaksinasi untuk TNI Polri sebanyak 7.960 vial vaksin yang nantinya akan digunakan untuk vaksinasi massal masyarakat Kalbar,”ujarnya.

Sebelumnya TNI telah menerima 10.050 vial vaksin dan Polri menerima 2.650 vial vaksin dengan jenis vaksin yang sama Sinovac dan AstraZeneca.

Gubernur Sutarmidji Perbolehkan Laksanakan Berbagai Kegiatan Seperti Nobar, Ini Syaratnya

“Inilah yang digunakan untuk vaksina massal disamping menggunakan stok vaksin dinas kabupaten kota,”ujarnya.

Harisson mengimbU agar masyarakat memanfaatkan vaksinasi ini supaya bisa mencapai herd immunity masyarakat di Kalbar.

“Bagi yang sudah divaksin jangan lupa prokes, sebab kalau sudah divaksin kemungkinan tertular masih ada,”ujarnya.

Lalu bagi yang sudah divaksin dikatakannya apabila ada gejala yang diderita oleh orang tersebut tidak akan separah dibadingkan dengan gejala yang diderita oleh orang yang belum di vaksin. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved