Sekda Sintang Pastikan Satgas Covid Sudah Dibentuk Hingga Tingkat Desa
Sehingga ada yang menghendaki isolasi mandiri di rumah itu bisa dilakukan, asalkan diawasi posko desa
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah memastikan Satgas Covid-19 telah membentuk tim Satgas dari tingkat kabupaten sampai dengan tingkat Rt. Sejauh ini kata dia, Satgas juga telah aktif memberikan imbauan penerapan prokes.
"Di Sintang kita telah bentuk satgas Covid dari tingkat Kab hingga desa. Sejauh ini satgas telah aktif memberikan hlimbauan prokes, namun sampai saat ini peningkatan Covid-19 masih stagnan," kata Yosepha saat mengikuto rapat Satgas di Mapolres Sintang, Senin 14 Juni 2021.
Yosepha menilai, angka konfirmasi terkesan tinggi karena Pemkab Sintang memiliki mobil PCR dan kegiatan 3T cukup intensif, sehingga banyak ditemukan kasus baru. Selain itu, saat ini di Kabupaten Sintang juga sudah diterapkan PPKM.
"Untuk OPD dan Kecamatan telah kita terbitkan aturan tindak untuk keluar Provinsi. Untuk antisipasi lonjakan pasien kita menyiapkan Rusunawa di Komp. RS. Rujukan, bangunan eks Diklat. Sesuai kebijakan pusat meskipun sedikit terlambat prosesnya untuk dana telah direcofusing sebesar 8% untuk penanganan Covid-19. Pemotongan anggaran tersebut kurang lebih senilai Rp. 94,5 Milyar," ungkap Yosepha.
• Keluarga Besar Dinkes Sintang Berduka, Eko Sudiarto Kasi P2M Gugur Terpapar Corona
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sitnang, Bernhad Saragih menyarakan satgas telah laksanakan berbagai upaya berupa pengawasan dan perijinan kegiatan masyarakat, sampai dengan pembuatan pos penyekatan. Menurutnta, sesuai dengan PPKM mikro aktivitas kegiatan yang diintensifkan ditingkat desa dan kecamatan.
"Ada kencenderungan masyarakat tidak mau dirawat di tempat isolasi. Sehingga ada yang menghendaki isolasi mandiri di rumah itu bisa dilakukan, asalkan diawasi posko desa dan nakes setempat," kata Saragih.
Katim Asistensi Polda Kalbar, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go mengucapkan terima kasih karena evaluasi satgas di Kabupaten Sintang ini telah rutin dilakukan karena ini merupakan kunci kontrol agar hal ini dipertahankan tinggal bagaimana memfokuskan pokok bahasan sehingga berdampak dalam penanaganan.
Menurut Donny, penegakan prokes tidak ada tawar menawar. TNI dan Polri jelasnya, diperintahkan presiden untuk mendukung seluruh kebijakan pemerintah.
"Kasat Pol PP berdayakan personil semaksimal mungkin dari tingkat terkecil. Satgas ini diisi dengan komposisi yg lengkap. Lakukan penertiban tidak hanya kepada orang tetapi juga tempat keramaian. Lalukan pembatasan jam operasional ditempat-tempat keramaian. Para pelaku usaha bila diperlakukan secara adil pasti akan menerima. Lakukan di seluruh wilayah hingga tingkat kecamatan namun kita fokuskan terlabih dahulu di Kota Sintang," harap Donny.
Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, berharap rapat Kordinasi bersama ini dapat menjadi masukan guna Sinergitas Pemda TNI POLRI dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/614-agus-1.jpg)