Dorong Percepatan dan Perluasan Digitalisasi sampai ke Daerah, BI Bentuk Tim TP2DD Se-Kalbar

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki secara virtual dan Gubernur Sutarmidji secara langsung di Pendopo Kalbar.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Sutarmidji hadiri kegiatan Saprahan Khatulistiwa 2021, semarak Pariwisara, UMKM dan Keuangan Khatulistiwa yang digelar oleh Bank Indonesia di Pendopo Kalbar, Senin 7 Juni 2021. 

“Jadi kalau kita ingin pelaku usaha dan masyarakat melek digital. Salah satunya bisa melalui  TP2DD,”ungkapnya.

Ia berharap dengan ada TP2DD dari sisi penerimaaan pemerintah daerah  juga melakukan Digitalisasi. Sehingga masyarakat juga tergerak untuk menggunakan transaksi non tunai atau secara digital.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan COVID-19, PPKM Mikro Tingkat Desa dan RT Dinilai Efektif

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga menjadi standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia juga digencarkan agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Sampai saat ini, Mercant QRIS di Kalbar sudah lebih dari 79 ribu dan hampir mencapai angka 80 ribu. 

“Kalau target  Mercant QRIS Se-Indonesia 12 juta, dan untuk target di Kalbar 118 ribu lebih Mercant Qris di tahun 2021. Maka dari itu kita terus mempromosikan pemasangan QRIS di Kalbar,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved