Dorong Percepatan dan Perluasan Digitalisasi sampai ke Daerah, BI Bentuk Tim TP2DD Se-Kalbar
Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki secara virtual dan Gubernur Sutarmidji secara langsung di Pendopo Kalbar.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
“Jadi kalau kita ingin pelaku usaha dan masyarakat melek digital. Salah satunya bisa melalui TP2DD,”ungkapnya.
Ia berharap dengan ada TP2DD dari sisi penerimaaan pemerintah daerah juga melakukan Digitalisasi. Sehingga masyarakat juga tergerak untuk menggunakan transaksi non tunai atau secara digital.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan COVID-19, PPKM Mikro Tingkat Desa dan RT Dinilai Efektif
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga menjadi standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia juga digencarkan agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
Sampai saat ini, Mercant QRIS di Kalbar sudah lebih dari 79 ribu dan hampir mencapai angka 80 ribu.
“Kalau target Mercant QRIS Se-Indonesia 12 juta, dan untuk target di Kalbar 118 ribu lebih Mercant Qris di tahun 2021. Maka dari itu kita terus mempromosikan pemasangan QRIS di Kalbar,” pungkasnya. (*)