Breaking News:

Dorong Pariwisata, Asita Sarankan Rakor Pemerintah Digelar di Destinasi Wisata Kalbar

kita lihat Kementerian sudah mulai bikin rapat, pertemuan di destinasi wisata. Ini upaya yang bagus untuk menggeliatkan pariwisata

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Ketum DPD Asita Kalbar Nugroho Henray Ekasaputra bersama pengurus Asita Kalbar berfoto bersama usai konferensi pers persiapan Musda Asita ke-8, Senin 7 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketum DPD Asita Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra mengungkapkan perlu kebijakan yang tepat untuk kembali menggerakan pariwisata di Kalbar.

Pasalnya mendorong pariwisata akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah pula.

Asita Kalbar Siap Gelar Musda 9 Juni, Ada Lima Nama yang Bakal Bertarung di Kursi Ketum

Caranya adalah kebijakan untuk mengarahkan belanja pemerintah dan kegiatan konsumsi masyarakat yang pro mendorong sektor pariwisata.

“Kalau di pusat itu, kita lihat Kementerian sudah mulai bikin rapat, pertemuan di destinasi wisata. Ini upaya yang bagus untuk menggeliatkan pariwisata, pemerintah dearah dan sektor swasta di sini perlu meniru ini,” ucapnya saat memberikan keterangan terkait persiapan Musda ke-8 Asita Kalbar, di Hotel Maestro Pontianak, Senin 7 Juni 2021.

Disporapar Nilai Bengkayang Miliki Potensi Wisata yang Melimpah

Menurutnya bisa saja, Gubernur juga melakukan hal serupa yakni menggelar rakor di Temajuk Sambas. Ataupun Dinas Pariwisata menggelar rakor di Danau Sentarum Kapuas Hulu.

“Persoalannya destinasi wisata siap atau tidak, ya harus siap dalam kondisi apapun. Jadi dieprlukan goodwill jika Pemda ingin menggerakkan ekonomi,” ucapnya.

Dampak pandemi, ia akui sangat luar biasa bagi bisnis pariwisata. Untuk usaha travel agent saja, beberapa usaha di Pontianak terpaksa tutup.

Disporapar Kalbar Siap Kerjasama Dengan Federasi Rusia dalam Pengembangan Ekowisata

Industri perjalanan wisata memang mendapatkan tantangan yang besar. Bahkan disebut-sebut, industri ini baru akan pulih pada 2024, itu pun mesti kerja keras.

“Tentu kita tidak bisa diam saja. Parawisata itu solusi untuk meningkat perekonomian. Karena di sektor ini, UMKM-nya masuk, usaha ekonomi kreatif juga masuk dan juga masyarakat terlibat. Makanya pariwisata kita yakin tetap jalan. Memang arah bisnis akan berubah sehingga akan menggandalkan teknologi digital,” sampainya.

Disporapar Kalbar Dukung Percepatan Pemulihan Pariwisata dan Ekraf Lewat “Mbak Kepo”

“Kita beruntung karena tidak dilakukan lockdown. Mobilisasi tetap diperbolehkan dan tetap menerapkan protokol kesehatan, ini pun sangat kita dukung,” ujarnya.

Sebelumnya Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies atau Asosiasi Travel Agent (Asita) Kalbar akan menggelar Musda ke-8 pada 9 Juni 2021.

Satu di antara agenda utamanya adalah pemilihan Ketua Umum Asita Kalbar untuk periode 2021-2026.

Adapun rangkaian acara Musda ke-8 Asita Kalbar ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved