Breaking News:

Lagi Asik Ngopi di Warkop, Terpidana Korupsi yang Buron 3 Tahun Dicokok Tim Kejati Kalbar

Masyhudi menjelaskan bahwa CS merupakan satu diantara terpidana kasus Korupsi pada Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Bawang CS di Kabupaten San

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
CS terpidana kasus Korupsi pada Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Bawang CS di Kabupaten Sanggau, Tahun Anggaran 2009 pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Kalbar yang membuat negara merugi hingga sebesar Rp.238.721.620,27 (Dua Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Satu Ribu Enam Ratus Dua Puluh Koma Dua Tujuh ), dari nilai kontrak lebih dari 4 Milyar rupiah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lagi asik ngopi di Warkop yang berada di Jalan Merdeka Kota Pontianak, seorang terpidana kasus korupsi yang buron sejak 2018 berinisial CM di cokok Tim dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kamis 3 Juni 2021 sore.

Dipimpin langsung Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Juniman Hutagaol, CS yang merugikan negara ratusan juta rupiah atas perbuatannya itu pasrah digelandang ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar.

Dengan menggunakan rompi tahanan, CS yang merupakan kontraktor dihadirkan langsung saat konfrensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Masyhudi.

Masyhudi menjelaskan bahwa CS merupakan satu diantara terpidana kasus Korupsi pada Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Bawang CS di Kabupaten Sanggau, Tahun Anggaran 2009 pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Kalbar.

Akibat perbuatannya, negara dibuat merugi hingga sebesar Rp.238.721.620,27 (Dua Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Satu Ribu Enam Ratus Dua Puluh Koma Dua Tujuh ), dari nilai kontrak lebih dari 4 Milyar rupiah.

Baca juga: Tim Tabur Kejati Kalbar Tangkap Buronan Kejari Sanggau

Dijelaskan oleh Masyhudi, Terpidana CM telah dinyatakan bersalah atas putusan Mahkamah Agung (tingkat kasasi) dan harus menjalani hukuman penjara selama 4 tahun dan denda sebanyak 200 juta rupiah.

"CM ini sering berpindah - pindah tempat untuk menghindari petugas, dan setelah kami yakin yang bersangkutan ada di lokasi tersebut, dengan dipimpin langsung oleh Wakajati CS berhasil Ditangkap,"ujar Masyhudi.

Masyhudi mengatakan setelah berbagai pemberkasan selesai dari Kejaksaan Tinggi, CS akan langsung dibawa ke Lapas Pontianak untuk menjalani hukuman atas perbuatannya.

Dengan tertangkapnya CS, Masyhudi mengungkapkan bahwa masih ada 16 target buronan dari pihak Kejaksaan Tinggi.

"Kepada masyarakat, bilamana ada informasi tentang keberadaan para buronan ini untuk segera menginformasikan kepada kita, daftarnya ada di Web Kejaksaan Tinggi Kalbar, dan selalu kita update,"pesannya.

Masyhudi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu para pelaku tindak kejahatan, dan tidak ada ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk hidup bebas tanpa mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved