Breaking News:

Berita Video

Jagad Maya Dihebohkan Video Syur Bidan dengan Seorang Pria di Mobil

Kami masih terus melakukan penyidikan, siapa sesungguhnya pemilik akun FB Chakra itu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Video adegan mesum yang diduga melibatkan oknum ASN di Pemkab Mimika hebohkan jagad maya.

Video adegan asusila itu pertama kali beredar setelah diunggah ke sebuah akun Facebook.

Identitas kedua pemeran video syur itu juga telah dikantongi pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermantp menuturkan, pihaknya saat ini tengah mendalami pemilik akun Facebook Chakra, yang pertama kali mengunggah video syur tersebut.

Tak hanya video, beberapa foto tak pantas dua pemeran juga turut diunggah. Sosok dua pemeran video syur itu adalah FK dan juga YKS.

Baca juga: Remaja Mesum di Alun alun Majalengka pada Siang Hari, Videonya Viral

FK adalah seorang bidan yang bertugas di Puskesmas Kwamki Lama Timika, sementara sosok YKS adalah karyawan di sebuah perusahaan Subkontraktor di Tembagapura.

"Kami masih terus melakukan penyidikan, siapa sesungguhnya pemilik akun FB Chakra itu," kata Hermanto dikutip dari antaranews.

Pihak kepolisian saat ini mengaku sudah mengamankan YKS. Pelaku YKS dijerat pelanggaran Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sementara itu, suami sah sosok FK hingga kini masih menjalani pemeriksaan dari penyidik Satreskrim Polres Mimika.

"Saya perlu mengklarifikasi beberapa hal, antara lain apakah FK dan suaminya masih sah sebagai pasangan suami istri. Mereka berdua pisah ranjang. Suaminya mantan karyawan dan beberapa tahun lalu berhenti kerja karena terkena program furloug," kata Hermanto.

Video asusila yang melibatkan FK dan YKS diketahui dibuat pada tahun 2019.

Diduga kedua sejoli tersebut sedang dimabuk asmara hingga nekat melakukan adegan suami istri di dalam mobil.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengatakan sudah meminta klarifikasi dari YKS selaku pemeran pria dalam video mesum tersebut.

"Kami sudah ambil keterangan dari yang bersangkutan, benar video itu sudah dari tahun 2019 dan masalahnya sudah diselesaikan," kata Hermanto.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved