Rusak Akibat Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Dusun Jabai Menuju Desa Perongkan Belum Diperbaiki
Camat Sekadau Hulu, Aloysius Azhari harap dapat segera diperbaiki. Jembatan gantung yang merupakan penghubung antar dusun Jabai ke desa Perongkan ters
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Hampir satu tahun jembatan penghubung antara dusun Jabai, Desa Rawak Hilir ke Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar rusak akibat diterjang banjir.
Camat Sekadau Hulu, Aloysius Azhari harap dapat segera diperbaiki. Jembatan gantung yang merupakan penghubung antar dusun Jabai ke desa Perongkan tersebut diketahui merupakan akses satu-satunya yang dimiliki masyarakat dusun Jabai.
Rusaknya akses tersebut tentu menimbulkan kesulitan bagi warga dusun dalam beraktivitas.
Baca juga: Imbauan Bupati Sekadau Terhadap Objek Wisata dalam Penerapan PPKM Mikro
"selama jembatan putus, masyarakat kembali menggunakan sampan untuk menyeberang sungai. Kejadiannya sudah setahun yang lalu akibat banjir," kata Aloysius.
Aloysius menambahkan, keluhan dari masyarakat pun kerap kali disampaikan. Ia pun berharap kedepan, Dinas terkait dapat segera memperbaiki jembatan tersebut.
Meski demikian, Aloysius tetap mengimbau masyarakat untuk bersabar dan memahami kondisi saat ini. Dimana banyak anggaran pembangunan yang harus dialihkan untuk penanganan pandemi virus Covid-19. (*)