Breaking News:

FKUB dan Jaringan Pontianak Bhineka Segera Rampungkan Naskah Raperda Toleransi

Dia berharap naskah akademik tersebut segera rampung dan tidak terlalu banyak revisi, sehingga dapat segera ditindaklanjuti anggota DPRD Pontianak

TRIBUN/DOK
Kegiatan bersama Yayasan Suar Asa Khatulistiwa (SAKA), Jurnalis Perempuan Khatulistiwa (JPK), Mitra Sekolah Masyarakat (MISEM), Satu dalam Perbedaan (SADAP) Indonesia, serta Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pontianak dan Jaringan Pontianak Bhineka masih menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai toleransi.

Raperda ini yang akan diajukan melalui hak inisiatif DPR.

Perda ini bakal menjadi payung hukum dalam mewujudkan kerukunan di Kota Pontianak.

Apresiasi Toleransi yang Ada di Singkawang, FKUB Kalbar Harap Terus Terjaga

"Penyusunan naskah akademik sudah hampir selesai, tinggal revisi dan masukan dari masyarakat dan anggota legislatif," jelas Ketua Yayasan SAKA, Sri Wartati dalam keterangan tertulis yang dikutip tribunpontianak.co.id pada Kamis, 29 April 2021. 

Dia mengatakan, masih akan ada pertemuan dengan beberapa anggota DPR, yang nanti akan mengusulkan rancangan aturan ini.

Ketaatan Beribadah Menjadi Bagian Nilai Kesabaran, Edi Rusdi Kamtono: Warga Saling Toleransi

Selain FKUB, penyusun naskah akademik ini adalah Jaringan Pontianak Bhinneka, yang terdiri dari lima organisasi.

Kelima organisasi tersebut adalah Yayasan Suar Asa Khatulistiwa (SAKA), Jurnalis Perempuan Khatulistiwa (JPK), Mitra Sekolah Masyarakat (MISEM), Satu dalam Perbedaan (SADAP) Indonesia, serta Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK).

Dalam penyusunan naskah, kendala utama adalah pandemi covid-19 yang membuat pertemuan secara tata muka sulit dilakukan.

Terlebih, saat ini kasus keterjangkitan sedang menunjukkan tren kenaikan.

Kesbangpol: Ini Daerah Ke-empat Fasilitasi Kegiatan FKUB

“Akan sangat sulit untuk mengadakan pertemuan yang lebih besar. Terlebih itu kami seharusnya sudah mulai bergerak mengerjakannya kembali pada bulan Mei terlepas dari bulan suci Ramadan ini," katanya.

Halaman
12
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved