Breaking News:

Gubernur Sutarmidji dan Wagub Ria Norsan Salurkan Pembayaran Zakat Mal

Dengan perhitungan berdasarkan LHKPN Sutarmidji menegaskan ada pertanggungjawabannya baik didunia maupun diakherat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Sutarmidji membayarkan zakat malnya pada Baznas Kalbar di Ruang Praja 1 Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 28 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji telah menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim dalam perihal membayar zakat mal.

Sutarmidji langsung membayarkan zakat malnya pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalbar.

Gubernur Sutarmidji menjelaskan bahwa zakat mal yang dibayarkannya pada Baznas sebesar Rp50 juta. Jumlah tersebut sebagian dari zakat mal yang harus dikeluarkannya pada tahun ini.

"Penghitungannya kalau saya tentu dari LHKPN yang dilaporkan dan zakat yang harus dikeluarkan 2,5 persennya," ucap Sutarmidji usai membayarkan zakat malnya pada Baznas Kalbar di Ruang Praja 1 Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 28 April 2021.

Dikatakannya ada sebagian zakat mal dibayarkan Sutarmidji pada tempat lain.

Dengan perhitungan berdasarkan LHKPN Sutarmidji menegaskan ada pertanggungjawabannya baik didunia maupun diakherat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sutarmidji juga melaunching gerakan cinta zakat yang merupakan program dari Baznas Provinsi Kalbar.

Baca juga: Berikut Ini yang Bukan Merupakan Syarat untuk Mengeluarkan Zakat Mal Adalah

Sementara Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengajak seluruh PNS untuk membayarkan zakat mal serta zakat penghasilan ataupun zakat lainnya pada Baznas Provinsi Kalbar.

Tahun ini zakat mal yang dibayarkan Ria Norsan pada Baznas Kalbar sebesar Rp25 juta.

"Saya mengajak masyarakat muslim agar dapat menyalurkan zakat fitrah, zakat maal, zakat profesi serta zakat lainnya pada Baznas," ucap Norsan saat diwawancarai.

Ia menegaskan dalam hal ini terkait membayar zakat sudah tertuang dalam sebuah ayat tentang kewajiban membayar zakat sangat tegas.

Didalam harta yang dimiliki ada sebagian milik orang lain dan itu bisa dikeluarkan dengan zakat atau bersedekah.

Zakat dikeluarkan dalam satu tahun sekali, sementara sedekah dapat dikeluarkan kapan saja.

Dengan membayar zakat pada Baznas, Norsan menegaskan semakin banyak pula masyarakat yang dijangkau.

"Supaya pendistribusiannya sampai kepelosok negeri. Insya Allah Baznas Kalbar akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Mari kita infakan dan zakatkan sebagian rezeki yang ada dijalan Allah," pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved