Cara Terhindar dari Radang Tenggorokan Akibat Banyak Berbicara, Ikuti Tips Mudah dan Alami
siapa sangka banyak berbicara dengan terlalu keras, cepat dan tak terkontrol juga jadi penyeba terjadinya radang tenggorokan
Dokter Ridha memaparkan setidaknya seseorang harus mengonsumsi air sebanyak 8 gelas sehari.
Sehingga, tetap dapat menjaga kelembaban pada tenggorokan.
Selain itu juga diharapkan dapat menjaga kebersihan mulut meski sedang berpuasa.
Sikat gigi dan kumur-kumur menggunakan anti septik.
Tujuan agar dapat mengurangi risiko radang tenggorokan.
Yang utama adalah istirahat yang cukup minimal 6-8 jam untuk orang dewasa.
Kalau malam tidak bisa cukup beristirahat bisa diganti pada siang hari.
Cara tersebut bisa menjaga stamina pada tubuh sehingga tidak terpapar virus atau bakteri yang dapat sebabkan radang.
"Kemudian kalau merokok sebaiknya distop karena asap rokok bisa membuat iritasi. Jika tenggorokan sakit masih sakit, lakukan konsultasi pada dokter,"katanya dalam live streaming, Selasa 27 April 2021.
Radang tenggorokan perlu diwaspadai agar tidak sampai akut.
Radang tenggorokan akut biasanya terjadi kurang dari dua minggu yang menyerang secara mendadak dan reda setelah beberapa waktu.
Ada berbagai cara mengatasi radang tenggorokan akut tanpa konsumsi obat khusus, misalnya mencukupi istirahat, dan memperbanyak minum air putih.
Radang tenggorokan akut umumnya ditandai dengan gejala sakit tenggorokan.
Keluhan ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus, termasuk virus Corona yang sedang mewabah saat ini.
Namun, ada juga radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/radang-tenggorokan-akibat-banyak-berbicara.jpg)