de Kamilla Buih, Dari Dunia Broadcasting hingga Jadi MC dan Voice Over Profesional
Dunia Broadcasting dan public speaking bukan hal baru bagi de Kamilla Buih atau yang akrab disapa Deka.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Perjalanannya sebagai master of ceremony (MC) sudah dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
- Ketertarikan itu semakin berkembang hingga akhirnya ia mendapatkan kesempatan tampil di panggung yang lebih besar saat SMA.
- Deka mengaku, guru Bahasa Indonesia menjadi sosok yang mendorongnya untuk berani tampil.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dunia Broadcasting dan public speaking bukan hal baru bagi de Kamilla Buih atau yang akrab disapa Deka.
Perjalanannya sebagai master of ceremony (MC) sudah dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Awalnya tuh dari SD, lebih sering MC in acara sekolah. Masih yang reguler aja, belum profesional,” ujarnya saat diwawancarai di Cattu Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Sabtu 18 April 2026.
Ketertarikan itu semakin berkembang hingga akhirnya ia mendapatkan kesempatan tampil di panggung yang lebih besar saat SMA.
Deka mengaku, guru Bahasa Indonesia menjadi sosok yang mendorongnya untuk berani tampil.
“Panggung pertama kali itu perpisahan SMA. Perpisahan kakak kelas, itu dihadiri gubernur dan wali kota pada saat itu,” katanya.
Memasuki masa kuliah, jam terbangnya semakin bertambah dimana ia aktif menjadi MC di berbagai kegiatan kampus mulai dari pentas seni hingga kegiatan jurusan.
Tak hanya itu, Deka juga mulai merambah dunia penyiaran radio sejak kelas 3 SMA.
Ia sempat berproses di sejumlah radio Pontianak
seperti Volare dan M Radio hingga akhirnya cukup lama berkiprah di Radio Sonora.
“Di Sonora ini yang paling lama, sekitar 2015 sampai 2024. Banyak banget belajar dari situ, mulai dari talkshow sampai live report,” ungkapnya.
Berbekal pengalaman tersebut, Deka terus mengembangkan diri hingga akhirnya menjadikan dunia MC sebagai profesi utama.
Terlebih saat pandemi, ia mulai aktif mengisi berbagai event profesional.
“Debut MC wedding profesional itu tahun 2020. Dari situ pelan-pelan mulai bangkit lagi, event makin banyak. Mulai dari event gathering, launching produk, terus wisuda dan lain-lain mulai pelan-pelan sampai tahun 2026,” ucapnya.
Kini, kesibukan Deka tidak hanya sebagai MC tetapi juga aktif sebagai voice over (VO).
Baca juga: Sat Lantas Polresta Pontianak Intensifkan Blue Light Patrol Antisipasi Balap Liar
| Menjelajah Jawai Selatan: Surga Pesisir Sambas yang Memikat dengan Keunikan Budaya dan Hasil Bumi |
|
|---|
| Berawal dari Keinginan Masa Kecil yang Tak Kesampaian, Kini Jadi Langganan Pecinta Jersey |
|
|---|
| Sambas Mulai Demam Piala Dunia 2026, Jersey Anak-anak Seharga Rp 35 Ribu Laris Manis di Pasar Rakyat |
|
|---|
| Piala Dunia 2026 Segera Tiba, Kadisporapar Kalbar Jagokan Jerman dan Titip Pesan untuk Lokasi Nobar |
|
|---|
| Sekda Sintang Minta Pengusaha Laporkan Oknum yang Persulit Izin Legalitas Tambang Pasir dan Batu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/de-Kamilla-Buih-ata.jpg)