Berawal dari Relawan, Nurhayati Kini Pimpin Dompet Ummat Kalbar
Sebagai perempuan, ia merasa memiliki tanggung jawab sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa perempuan juga mampu memimpin
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Perjalanannya terus berlanjut, mulai dari menangani admin keuangan dan HRD hingga akhirnya dipercaya di bagian program pemberdayaan dan kemanusiaan.
- Kini, setelah 16 tahun mengabdi, Nurhayati dipercaya menjadi Direktur Dompet Ummat Kalimantan Barat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perjalanan Nurhayati hingga dipercaya memimpin Dompet Ummat Kalimantan Barat ternyata tidaklah mudah.
Semua dimulai sejak dirinya lulus kuliah pada 2008 lalu dan bergabung sebagai relawan.
“Awalnya saya bergabung di Dompet Ummat sebagai relawan saat lulus kuliah 2008. Dari situ saya mulai banyak belajar tentang dunia sosial, bagaimana berinteraksi dengan masyarakat, dan memahami langsung kondisi penerima manfaat di lapangan,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Sabtu 9 Mei 2026.
Dua tahun kemudian, Nurhayati resmi bergabung sebagai amil atau karyawan.
Saat itu ia ditempatkan sebagai customer service yang kini dikenal sebagai CRM.
Perjalanannya terus berlanjut, mulai dari menangani admin keuangan dan HRD hingga akhirnya dipercaya di bagian program pemberdayaan dan kemanusiaan.
• Kemenkum Kalbar Kawal Pembentukan Raperwa Pontianak tentang Pengelolaan Piutang Daerah
“Perjalanan itu terus berlanjut hingga saya diberikan amanah sebagai General Manager Fundraising. Di posisi tersebut saya belajar banyak tentang membangun kepercayaan publik, komunikasi dengan donatur, serta bagaimana memastikan program-program lembaga bisa terus berjalan dan berkembang,” katanya.
Kini, setelah 16 tahun mengabdi, Nurhayati dipercaya menjadi Direktur Dompet Ummat Kalimantan Barat.
“Jadi cukup panjang perjalanannya,” ucapnya.
Bagi Nurhayati, posisi tersebut bukan sekadar jabatan profesional.
Sebagai perempuan, ia merasa memiliki tanggung jawab sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa perempuan juga mampu memimpin dan membawa perubahan.
“Kadang masih ada orang yang dianggap cukup berada di belakang layar, padahal perempuan juga punya kemampuan untuk memimpin, mengambil keputusan, dan membawa perubahan,” tuturnya.
Menurutnya, empati yang dimiliki perempuan justru bisa menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, khususnya di lembaga sosial.
“Kita bisa tetap tegas tanpa kehilangan sisi kemanusiaan. Dan saya percaya, ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan, mereka bisa memberi dampak besar bagi masyarakat,” lanjutnya.
Dari sekian banyak program yang pernah dijalankan, Nurhayati mengaku program LBC atau layanan bersalin cuma-cuma menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.
Nurhayati
dompet ummat kalbar
Dompet Ummat
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Sabtu 9 Mei 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| Satbrimob Polda Kalbar Menggelar Sidang BP4R pada 5 Personel yang akan Menikah |
|
|---|
| Polsek Singkawang Utara Amankan Pasar Malam Bayu Entertainment, Nikmati Hiburan Aman dan Nyaman |
|
|---|
| Polres Singkawang Turun Langsung Bantu Persiapan Pekan Gawai Dayak 2026 |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Kawal Pembentukan Raperwa Pontianak tentang Pengelolaan Piutang Daerah |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Perkuat Pelindungan Kain Pantang Melalui Penetapan Kawasan Berbasis KI di Sintang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Nurhayati-43tdftgd.jpg)