Total 245 Orang PMI Jalani Masa Karantina di BPSDM Provinsi Kalbar

“Pengaturan pengangkutan PMI dari Entikong, proses penginapan, karantina di BPSDM, pemulangan, itu dilakukan oleh Kodam XII TPR,”ujar.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi ditemani Kadiskes Provinsi Kalbar, Harisson saat meninjau langsung penatalaksanaan pencegahan penularan COVID-19 terhadap PMI di PLBN Entikong Kalbar kemarin. 

“Jadi apabila hasil swab kedua ada yang positif, maka akan dilanjutkan isolasi di tempat isolasi milik pemerintah provinsi Kanar yakni di Upelkes,”ujarnya.

PMI yang dipulangkan melalui perbatasan Kalbar kebanyakan dari warga luar Kalbar. Dari Kalbar dikatakannya justru sangat sedikit. Kebanyakan dari NTB, Sulsel, Jateng, Jatim dan daerah lainnya.

“Mereka dibawa ketempat karantina yang ada di Kota Pontianak, karena fasilitas karantina yang ada di Entikong sudah agak penuh. Jadi Kita bagi supaya tidak menumpuk di Entikong, tapi sebelumnya mereka sudah dilakukan swab antigen,”ujarnya.

Baca juga: Puluhan PMI Kembali Dideportasi Lewat PLBN Entikong, Sebagian Besar Berasal dari Provinsi NTB

Dikatakannya dari hasil swab antigen tersebut yang negatif dibawa ke Pontianak untuk dikarantina, bagi yang positif tetap menjalankan karantina di Entikong.

Harisson mengatakan mengingat PMI yang pulang akan terus bertambah Pemprov Kalbar telah menyiapkan sekitar 800-1000 tempat tidur untuk PMI yang datang dari Malaysia.

“Kita siapkan dalam rangka kita harus mengkarantina selama lima hari, memang sekarang melonjak kedatangan PMI dari Malaysia karena menjelang lebaran ,”ujarnya.

Dikatakannya sudah ada beberapa tempat karantina yang telah di siapkan selain di BPSDM Provinsi Kalbar. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved