Breaking News:

Total 245 Orang PMI Jalani Masa Karantina di BPSDM Provinsi Kalbar

“Pengaturan pengangkutan PMI dari Entikong, proses penginapan, karantina di BPSDM, pemulangan, itu dilakukan oleh Kodam XII TPR,”ujar.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi ditemani Kadiskes Provinsi Kalbar, Harisson saat meninjau langsung penatalaksanaan pencegahan penularan COVID-19 terhadap PMI di PLBN Entikong Kalbar kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan saat ini total sebanyak 245 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang di Karantina di Gedung BPSDM Provinsi Kalbar, Selasa 27 April 2021.

Pada hari ini sebanyak 189 orang PMI yang dikarantina di BPSDM Provinsi Kalbar kembali akan dilakukan pengambilan swab RT PCR karena baru saja tiba pada hari minggu.

Pada hari ini langsung dilakukan Pemeriksaan Swab PCR dari total 189 orang PMI telah dilakukan pengambilan sampel swab terhadap 183 orang, dimana terdapat 6 orang anak tidak dilakukan swab.

Ia menjelaskan sebanyak 245 PMI yang sedang menjalankan masa karantina di BPSDM Provinsi telah tiba pada 25-26 April 2021 yang dibagi menjadi beberapa trip.

Baca juga: Total 245 PMI Dikarantina di Gedung BPSDM Provinsi Kalbar, Berikut Sebaran Daerah Asal

Pada 25 April 2021 telah tiba 190 PMI dari Entikong dengan pengangkutan ke Pontianak dibagi menjadi dua trip.

Pada trip pertama sebanyak 130 orang PMI, pada trip kedua sebanyak 60 orang PMI yang tiba ditempat karantina BPSDM Provinsi Kalbar. Selanjutnya pada 26 April 2021 sebanyak 55 PMI lagi yang tiba ditempat Karantina BPSDM.

“Total saat ini di BPSDM Pemprov Kalbar sedang menggkarantina sebanyak 245 orang PMI, termasuk 189 orang PMI yang kemarin tiba di BPSDM Provinsi,”ujarnya.

Kedatangan para PMI sejak beberapa hari ini dari Entikong difasilitasi oleh Satgas Khusus Penanganan Perbatasan yang dipimpin langsung oleh Panglima KODAM XII/ TPR.

Para PMI yang baru saja kembali dari Malaysia melalui PLBN Kalbar harus menjalankan karantina selama 5 hari, dimana selama masa karantina akan diobservasi apakah mereka tertular virus corona atau tidak.

Pemeriksaan ini sesuai dengan SE Nomor 8 tahun 2021 Satgas Penanganan covid-19 nasional bahwa PPLN harus menunjukkan swabs PCR negatif pada saat masuk ke wilayah RI lalu dilakukan karantina selama 5 hari.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved