HMI Mempawah Harap Satgas Covid Lebih Ekstra Tekan Angka Penularan COVID 19
Dalam artian kasus Covid-19 di Kabupaten Mempawah kembali mengalami peningkatan terkonfirmasi. Mengingat beberapa hari yang lalu hanya ada 794 yang te
Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, sejauh ini sudah ada 810 yang terkonfirmasi Covid, dan 719 yang dinyatakan sembuh, sementara 19 orang meninggal dunia.
Jadi hingga saat ini juga ada 72 orang yang sedang dalam tahap penyembuhan atau dalam artian terpapar aktif.
Dalam artian kasus Covid-19 di Kabupaten Mempawah kembali mengalami peningkatan terkonfirmasi. Mengingat beberapa hari yang lalu hanya ada 794 yang terkonfirmasi.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Saifudin, meminta Satgas Covid-19 lebih ekstra dan serius untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini.
Baca juga: 19 Orang Meninggal Dunia Kasus Covid-19 di Mempawah, Mukhtar: Didominasi Oleh Lansia
"Dengan meningkatnya kasus positif covid-19 di kabupaten Mempawah, tentunya ini menjadi tanggung jawab tim satgas dan menjadi cambuk untuk kembali lebih ekstra meningkatkan pencagahan penularan covid-19 di Mempawah," jelasnya, Selasa 20 April 2021.
Lanjut kata Saifudin, berdasarkan data yang dilansir oleh Dinas Kesehatan Mempawah untuk saat ini ada 2 Kecamatan yang kembali masuk zona orange. Tentunya ini menjadi catatan bagi tim satgas Covid untuk bekerja lebih maksimal.
"HMI Mempawah menegaskan Pemerintah melalui tim satgas Covid harus lebih serius dalam mengakhiri, atau memutuskan mata rantai penyebaran covid di mempawah," tegasnya.
Untuk itu, Saifudin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari paparan virus Corona.
"HMI Mempawah juga mengimbau seluruh masyarakat Mempawah ataupun pendatang, untuk tetap patuh atas himbauan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan," pungkasnya. (*)