Ramadhan 2021

Niat Solat Tarawih Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Artinya dan Tata Cara Salat Taraweh

Lebih lengkapnya, berikut niat Solat Tarawih sendiri dan berjamaah lengkap dengan artinya dan tata cara salat taraweh:

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi solat 

Dari situlah kemudian jumlah rakaat ditambah menjadi 20, tapi bacaannya tetap sama.

"Itu ijtihadnya Umar bin Khattab," kata UAH.

Jadilah kemudian dari situ 20 rakaat plus witir kadang 1 kadang 3.

Sampai sekarang itu diabadikan di Makkah dengan 23 rakaat.

"Karena khalifah yang minta, semua sahabat ikut. Tapi tidak menafikan yang 11 itu karena nanti ada yang kembali juga ke 11," jelasnya.

Karena itu, kalau ada orang yang menunaikan 20 rakaat, sebetulnya misi pertamanya bukan untuk memperbanyak jumlah rakaat.

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan dan Doa Sahur, Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadan?

Awalnya supaya kuat berdiri dengan jumlah bacaan yang sama dengan yang dibaca Nabi SAW.

"Jadi kalau nabi baca 30 juz, misalnya, 20 rakaatpun 30 juz juga. Cuma supaya berdiri nggak kelamaan dibagi dua.
Yang di madinah, lama juga berdirinya. Imam Malik mengusulkan tambah lagi 36. Masya Allah ada yang kurang juga, 40," jelas UAH.

Jadi inilah asalnya di zaman umar mengapa 11 bisa menjadi 20 dan seterusnya. 

Sementara di Madinah sekarang 36.

"Kita mempertahankan yang 11 karena itu bagian dari sifat solat Nabi. Jadi jumlah rakaat tidak ada persoalan di sini," jelasnya.

"Yang 11, yang 20, yang 36 bahkan 40 silakan. Tapi poin utamanya, tunaikan dengan tarawih. Jadi aneh kalau yang 11 rakaat selesainya jam setengah sembilan, yang 20 rakaat jam 8 sudah selesai. Itu aneh namanya," ungkap UAH.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved