Ramadhan 2021
Niat Solat Tarawih Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Artinya dan Tata Cara Salat Taraweh
Lebih lengkapnya, berikut niat Solat Tarawih sendiri dan berjamaah lengkap dengan artinya dan tata cara salat taraweh:
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Pada zaman Umar bin Khattab menjadi khalifah, terlihat orang mengambil kesimpulan beda-beda.
Saat itu ada sahabat yang melaksanakan tarawih secara berjamaah.
Namun pada sisi lain masjid ada juga yang melaksanakannya sendiri-sendiri.
"Jadi nggak beraturan. Ada yang berjamaah di pojok kanan, pojok kiri. Di belakang sendirian masing-masing. Umar tidak nyaman melihat itu. Kemudian Umar berinisiatif berijtihad. Dikembalikan pada ketentuan yang pertama, yang tiga hari nabi di masjid itu.
Masya Allah dihimpun jadi satu semua mesti di masjid berjamaah, yang sanggup di masjid.
Ditunjukkan Ubay bin Kaab untuk mengimami. Disitulah mulai pertama kali kembali orang orang ke masjid. Yang jadi imam ubay bin kaab.
Ubay, karena beliau sangat disukai bacaannya oleh nabi, tahu sifat solat nabi, diimami 11 rakaat dan persis sifat solat nabi.
Dimana satu rakaat tarawihnya Nabi SAW minimal membaca 5 juz 4 halaman AlQuran.
Besoknya, jumlah jamaah mulai menurun karena nggak kuat berdiri.
• Niat Puasa Ramadhan Satu Bulan Penuh
Akhirnya diliat oleh Umar kenapa begini. Ternyata nggak kaut berdiri terlalu lama berdirinya.
Umar melihat lagi bagaimana caranya supaya mereka tetap berjamaah ke masjid.
Suratnya tetap sama jumlahnya. Misal 30 juz juga gapi kuat berdiri.
Maka umar mendalami hadits yang di Muslim nomor hadits 749.
Yang saat nabi menyampaikan solatul laily matsna matsna. Solat malam minimal dua-dua. Tidak ada batas tapi kalau fajar mau datang segera witir satu rakaat," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Maka Umar menempuh cara, misal kalau 5 juz 4 halaman, dibaca dalam satu rakaat, orang kecapean berdiri, maka dibagi dua menjadi dua rakaat.