Bupati Atbah: Kami Siap Sambut Kedatangan Menkopolhukam dan Rombongan

"Jadi kita siap menerima kedatangan rombongan Menkopolhukam, Mendagri dan rombongan di Kabupaten Sambas," tuturnya.

TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengatakan mereka siap menyambut kedatangan rombongan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di PLBN Aruk, Selasa 6 April 2021.

Diungkapkan oleh Bupati, kedatangan rombongan Menteri itu adalah dalam rangka peresmian Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) tahun 2021, di PLBN Aruk.

Hal ini kata dia, sesuai dengan perintah Presiden dalam rangka menyukseskan pembangunan daerah perbatasan.

"Sesuai dengan Inpres No 1 tahun 2021, tentang percepatan pembangunan wilayah perbatasan RI-Malaysia di PLBN Aruk," katanya.

"Jadi kita siap menerima kedatangan rombongan Menkopolhukam, Mendagri dan rombongan di Kabupaten Sambas," tuturnya.

Kabar kedatangan para pembantu Presiden Joko Widodo di Kabupaten Sambas itu ungkapnya mesti di sambut dengan baik.

Baca juga: Bupati Sambas Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

"Ini kabar yang menggembirakan bagi kita, karena ini bentuk perhatian presiden kepada Kabupaten Sambas terkait dengan upaya memajukan Perbatasan RI-Malaysia," tuturnya.

Hal ini karena banyak hal yang akan dibangun di perbatasan melalui program Gerbangdutas itu. Kata Bupati, bukan hanya perbatasan yang rencananya akan dibangun. Tapi juga daerah-daerah penyanggah di sekitar perbatasan juga akan di bangun.

"Programnya memang di Aruk, tapi nanti lokasinya nanti bisa di Kecamatan penyanggah perbatasan, jadi beliau (Presiden-Red) sangat konsen untuk membangun perbatasan termasuk wisata yang ada di PLBN," tegas Bupati.

Dijelaskan oleh Bupati, untuk mendukung program pembangunan di perbatasan itu, mereka sudah berupaya untuk menyiapkan lahan guna mendukung pembangunan wilayah perbatasan di PLBN Aruk dan sekitarnya.

"Yang sudah kita lakukan adalah menyiapkan lahan pendukung untuk pembangunan. Jadi kita harapkan bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.

"Kita berharap ini bisa kita sukseskan bersama, dalam waktu dua tahun bisa selsai. Meski sedang dalam Pandemi, dan mudah-mudahan Kementrian bisa memenuhi keinginan Presiden," tutup Bupati. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved