Breaking News:

Pulang ke Kalbar lewat Jalur Udara, Hasil Swab PCR 3 Santri Positif Corona

Harisson mengatakan ketiga kasus santri yang positif Covid-19 tersebut memiliki kadar virus atau viral load yang rendah, sehingga mereka dapat melakuk

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Kalbar, Harisson. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berdasarkan pemeriksaan swab PCR yang telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar di Bandara Supadio Pontianak ditemukan tiga orang santri yang berasal dari luar Kalbar terpapar virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson mengungkapkan sebanyak 20 santri yang pulang ke Kalbar melayi Bandara Supaido dilakukan swab PCR.

“Adapun hasil swab PCR pada data 31 Maret 2021, terdapat 3 santri yang terpapar Covid-19. Dari 3 orang tersebut di antaranya 2 orang datang dari Solo, dan 1 orang dari Surabaya,” ujarnya.

Harisson mengatakan ketiga kasus santri yang positif Covid-19 tersebut memiliki kadar virus atau viral load yang rendah, sehingga mereka dapat melakukan isolasi mandiri di rumah dengan dipantau satgas di tingkat RT.

“Untuk pemeriksaan santri di Bandara kedatangan Supadio kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang santri yang datang dari Solo, Jakarta, dan Surabaya,”ujarnya.

Baca juga: Soroti Klaster Santri, Muhammadin Harap Santri Terpapar COVID Segera Sehat Kembali

Harisson mengatakan bahwa sebelumnya Satgas COVID-19 Kalbar telah memberikan keringanan khususnya kepada para santri yang ingin pulang ke Kalbar dapat menggunakan test Antigen.

Akan tetapi pada saat kedatangan santri di Bandara tujuan akan dilakukan swab PCR oleh petugas dari Diskes Provinsi Kalbar. Tak hanya jalur udara, pemeriksaan juga dilakukan di Jalur Laut menggunakan kapal.

“Santri yang berasal dari luar Kalbar masuk ke Kalbar, baik melalui Bandara Supadio maupun Pelabuhan Dwikora atau transportasi laut, sesuai Pergub kita lakukan swab PCT di Bandara Supadio atau di pelabuhan Dwikora,” ujar Harisson, Jumat 2 April 2021.

Sambil menunggu hasil swab PCR keluar, para santri tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah untuk menunggu hasil swab PCR keluar dengan dipantau oleh Petugas Kesehatan, RT/RW setempat.

“Selama menunggu hasil mereka tetap harus melakukan karantina secara mandiri di rumah, tapi pelaksanaan pemeriksaan di laboratorium tidak lama sekitar satu hari sudah ada hasil. Jadi kami tidak berlama-lama mengeluarkan hasil swab dari santri ini,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved