Breaking News

TELAPAK Tangan Sering Berkeringat, Hati-hati Bisa Jadi Anda Derita Kanker

Keluarnya keringat adalah bentuk mekanisme tubuh yang wajar terjadi. Namun keringat berlebihan patut diwaspadai.

Editor: Mirna Tribun
Thompson Tee
Ilustrasi Telapak Tangan Berkeringat. 

Beberapa kondisi medis yang bisa memicu keringat di malam hari antara lain:

1. gangguan kecemasan atau autoimun.

2. infeksi virus seperti pilek dan flue.

3. penyalahgunaan atau gejala penarikan zat seperti opioid, ganja, kokain, benzodiazepin atau alkohol.

4. gangguan tidur.

Cara Mengatasi

Dalam beberapa kasus, perubahan gaya hidup bisa mengurangi keringat di malam hari.

Namun, penyebab munculnya keringat di malam hari juga dipicu oleh berbagai faktor sehingga cara penangannya pun bervariasi.

Misalnya, keluarnya keringat karena penyakit gastroesophageal reflux (GERD) perlu menghindari makan sebelum waktu tidur.

Baca juga: SEMBUH Dari Kanker Tanpa Minum Obat, Wanita Ini Hanya Minum Jus Wortel Setiap Hari

Keringat malam karena Gerd juga bisa diatasi dengan memposisikan kepala lebih tinggi saat tidur.

Pada orang-orang usia menopause atau penderita ketidakseimbangan hormon, mereka perlu menjaga kesehatan fungsi jantung.

Kemudian melakukan perubahan pola makan dan menjaga berat badan untuk mengatasi hal ini.

Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Mengonsumsi makanan seimbang sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Cara ini dapat membantu mencegah munculnya beberapa penyakit dan membantu pengobatan kondisi medis tertentu yang menyebabkan munculnya keringat saat malam,”kata Dr. Ford.

Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari untuk mengatasi kondisi ini.

Beberapa di antaranya adalah makanan olahan, makanan pedas, minuman beralkohol, dan minuman berkafein.

"Mengurangi konsumsi makanan tersebut akan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan," kata Ford. (*)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jangan Disepelekan, Keringat di Malam Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved