Breaking News:

Pengendara Keluhkan Pita Penggaduh di Jalan A Yani, Kasatlantas Polresta Pontianak Beri Penjelasan

Banyak warga Kota Pontianak mengeluhkan di media sosial terhadap adanya pembuatan Pita Penggaduh ini di jalan tersebut, lantaran warga merasa pembuata

TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sebanyak tiga unit pita penggaduh yang masing-masing terdiri dari delapan gundukan cukup tinggi dipasang di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 21 Februari 2021. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, pasal 51 menyebutkan pita penggaduh ditempatkan dan dipasang sebelum perlintasan sebidang kereta api, sekolah, pintu tol, atau tempat-tempat berbahaya. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 3 titik Pita Panggaduh atau Rumble Strip dibuat di Jalan Ahmad Yani Pontianak, adanya Pita Penggaduh di Jalan Ahmad Yani ini pun menjadi perbincangan warga net sejak beberapa hari belakangan.

Banyak warga Kota Pontianak mengeluhkan di media sosial terhadap adanya pembuatan Pita Penggaduh ini di jalan tersebut, lantaran warga merasa pembuatan Pita Penggaduh tersebut kurang tepat.

Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan menyampaikan, dari hasil peninjauan Keluhan masyarakat terkait Pita Penggaduh tersebut tidak ada ketentuan yang dilanggar dalam proses pembuatannya.

Pita Penggaduh dibuat sudah sesuai dengan peraturan yang ada, dengan tujuan utama yakni mengurangi risiko angka kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: BERITA FOTO - Pita Penggaduh di Jalan A Yani Pontianak Bertambah dan Cukup Tinggi

Dimana menurutnya angka Kecelakaan di jalan Ahmad Yani cukup tinggi yang diakibatkan pengendara memacu kendaraannya diluar batas maksimum yakni 40 km/jam di jalan Ahmad Yani.

"Ketinggian atau tebak dan jarak antar pita telah Sesuai dengan peraturan menteri perhubungan nomo 82 tahun 2018 pasal 32, bahwa Rumble Strip sebagaimana pasal 31 paling tebal 40 milimeter, jarak pemasangan paling dekat 50 cm meter dan paling jauh 5 meter, dan kelandaian sisi 15%,"

"Lalu ketebalan pita Penggaduh yang ada di jalan Ahmad Yani berkisar antara 10 Milimeter hingga hingga 12 milimeter,"papar Kompol Rio, Senin 22 Februari 2021.

Dari peninjauan Satlantas bersama Dinas Perhubungan dikatakan Rio pihaknya akan mengurangi sudut kemiringan dari Pita Penggaduh tersebutlah, lalu pihaknya dan dinas perhubungan akan menambahkan rambu - rambu di jalan Ahmad Yani.

Kedepan, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam forum lalu lintas untuk terus mengurangi jumlah laka lantas di Kota Pontianak. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved