Breaking News:

Duta Perlindungan Anak Mempawah Kecam Aksi Pencabulan Terhadap Anak Bawah Umur

"Anak-anak adalah generasi masa depan yang harus dilindungi dan jangan sampai menjadi sasaran kekerasan asusila," ungkapnya.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Duta Perlindungan Anak Kabupaten Mempawah Tahun 2020, Karyn Khou. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Seorang pria berinisial SH (22), berhasil dibekuk Polisi dari Polsek Siantan, Polres Mempawah, karena telah melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap anak dibawah umur berusia 12 tahun, di salah satu Desa di Kecamatan Jongkat.

Menanggapi hal tersebut, Duta Perlindungan Anak Kabupaten Mempawah Tahun 2020, Karyn Khou, mengatakan sangat mengecam keras atas aksi pencabulan yang terjadi di Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.

"Saya berharap penegak hukum dapat memberikan hukuman ataupun sanksi yang seadil-adilnya, terhadap pelaku pencabulan anak tersebut, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali atau dengan kata lain untuk antisipasi agar tidak terjadi kembali peristiwa seperti ini, Pemerintah juga harus turut andil dalam menangani persoalan ini," terangnya kepada Tribun, Senin 22 Februari 2021.

Karyn juga mengatakan bahwa anak adalah generasi emas bangsa yang harus dijaga.

"Anak-anak adalah generasi masa depan yang harus dilindungi dan jangan sampai menjadi sasaran kekerasan asusila," ungkapnya.

Karyn yang kebetulan juga sebagai Duta Perlindungan Anak berharap bahwa hal ini penting untuk selalu dilakukan sosialisasi yang rutin.

Baca juga: KPAID Mempawah Akan Dampingi Korban Kasus Pencabulan di Jongkat

"Sosialisai rutin harus dilakukan, untuk pemahaman masyarakat betapa pentingnya menjaga anak-anak biar tidak menjadi korban. Sosialisai juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara universal," tambahnya.

Karyn juga meminta kepada terkhusus orangtua, untuk lebih berperan aktif dalam hal pencegahan, untuk melindungi anaknya.

"Kepada orangtua sekiranya bisa memberikan edukasi, dan menjaga anaknya, agar tidak menjadi sasaran kekerasan asusila ini," katanya.

Menurut Karyn, dari tahun ke tahun jumlah kasus pencabulan anak semakin meningkat. Meskipun ancaman hukuman bagi pelaku sudah semakin diperberat.

"Sepengetahuan saya juga, dari data yang tercatat pada tahun 2019 hingga 2020 kasus pencabulan anak mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan itu pun hanya berdasarkan dari data yang terlihat di lapangan," jelasnya.

Untuk itu kata Karyn, perbuatan asusila terhadap anak (cabul) harus ditangani dengan serius.

"Hal ini harus ditangani dengan serius, dan juga hukuman tentang ini harus jelas," pungkasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved