Breaking News:

KPAID Mempawah Akan Dampingi Korban Kasus Pencabulan di Jongkat

"Kami mengharap hukuman yang layak bagi pelaku, karena sudah melanggar UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak," tegasnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID), Kabupaten Mempawah, Drs Kusmasyadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Seorang pria berinisial SH (22), berhasil dibekuk Polisi dari Polsek Siantan, Polres Mempawah, karena telah melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap anak dibawah umur berusia 12 tahun, di salah satu Desa di Kecamatan Jongkat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID), Kabupaten Mempawah, Drs Kusmasyadi, mengatakan akan mendampingi korban yakni anak dibawah umur.

"Kami dari KPAID dan bidang PPPA tetap mendampingi anak tersebut, jika mengalami trauama maka akan kami bawa ke psikolog untuk memulihkan traumanya," katanya kepada Tribun, Senin 22 Februari 2021.

Dirinya juga mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terhadap kasus ini.

Baca juga: Cabuli Gadis 12 Tahun, Seorang Pria di Jongkat Diamankan Polisi

"Kami mengharap hukuman yang layak bagi pelaku, karena sudah melanggar UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak," tegasnya.

Dirinya juga mengatakan akan segera melihat kondisi korban, untuk nantinya melakukan pendampingan.

"Hari ini juga kami akan ke rumah korban, bersama bidang PPPA Dinas Sosial, mau lihat perkembangan korban, dan hari ini juga kami akan mendampingi korban untuk BAP di unit PPA Polres Mempawah," ujarnya.

Pak Ateng sapaan akrabnya juga menghimbau pada organgtua agar extra hati-hati, dan memantau terus anak-anaknya, baik laki-laki maupun perempuan.

"Karena tidak menutup kemungkinan bisa terjadi lagi pada anak yang masih belum tau akibatnya, dan mau saja dibujuk rayu oleh pelaku pemangsa anak-anak bawah umur," katanya.

Dirinya juga mengatakan, KPAID akan selalu siap mendampingi setiap kasus yang berkaitan dengan kasus anak berhadapan hukum.

"Untuk itu juga, kalau ada kasus yang berkaitan menimpa anak dibawah umur, lapor saja kepada kami, pasti akan kami dampingi," tutupnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved