Breaking News:

Kepsek SMAN 9 Pontianak Sebut Persiapan Belajar Tatap Muka Sudah Maksimal

Persiapan protokol kesehatan covid-19 yang sudah disiapkan, diantaranya pihaknya sudah menyiapkan masker kurang lebih 1000 masker. Bahkan pihaknya jug

TRIBUNPONTIANAK/ANGGI
ILUSTRASI Simulasi belajar tatap muka. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait sudah diperbolehkannya belajar tatap muka di sekolah yang berada di zona kuning di Kalimantan Barat.

Kepala sekolah SMAN 9 Pontianak, Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan secara maksimal berbagai fasilitas protokol kesehatan covid-19 sesuai yang sudah dianjurkan oleh pemerintah.

"Karena Pontianak sudah dinyatakan zona kuning dan Gubernur Kalbar juga sudah memberikan peluang izin untuk belajar tatap muka. Maka kita sudah persiapkan protokol kesehatan secara maksimal," ujarnya.

Persiapan protokol kesehatan covid-19 yang sudah disiapkan, diantaranya pihaknya sudah menyiapkan masker kurang lebih 1000 masker. Bahkan pihaknya juga sudah memesan masker cantik kurang lebih 800 buah.

Selain itu, persiapan tempat cuci tangan, pihaknya sudah menyiapkan keran cuci tangan sekitar 40 keran.

Baca juga: Belajar Tatap Muka Dimulai, Ahli Epidemiologi Ingatkan Perlu Sangat Berhati-Hati

"Terus termometer sudah disiapkan sebanyak kurang lebih 10, dan ini dinilai masih kurang, maka kita sudah pesan empat termometer lagi," jelasnya.

Ia menerangkan, pada perencanaan persiapan belajar tatap muka nantinya tahap awal akan diprioritaskan kepada kelas XII dengan diatur jadwal.

"Yang masuk tahap awal kelas XII saja dan tidak boleh 100 persen, melainkan hanya 50 persen saja dari jumlah 36 dalam satu kelas XII maka hanya 18 siswa saja," ujarnya.

Baca juga: Syarat Sekolah Laksanakan Belajar Tatap Muka Di Kalbar

Sementara ini, Ibrahim mengungkapkan, siswa yang sudah mendapatkan izin dari orang tua sudah hampir 90 persen dari jumlah siswa keseluruhan yang ada yaitu 740 siswa di SMAN 9 Pontianak.

"Dan untuk kesiapan guru pun sangat siap. Karena memang belajar secara daring selama ini kurang maksimal, karena banyak kendala misalnya ada siswa yang enggak punya handphone dan lainnya," ungkapnya.

Meskipun persiapan sudah maksimal, namun ia mengatakan, bahwa SMAN 9 Pontianak belum bisa melaksanakan belajar tatap muka pada 22 Februari 2021, lantaran masih belum pernah simulasi.

"Besok kami masih dalam persiapan, karena belum pernah melaksanakan simulasi. Kemungkinan tiga hari ke depan baru melaksanakan belajar tatap muka," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved